Juara Favorit Hias Kampung Piala Dunia Qatar 2022, Bandung Barat unggul dari Kabupaten Kota se- Indonesia

- Penulis

Rabu, 21 Desember 2022 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kompleks Permata Padalarang Kabid Diskominfotik Bandung Barat, Aam R Bahtiar usai meraih penghargaan hias Kampung Piala Dunia. (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Warga Kompleks Permata Padalarang Kabid Diskominfotik Bandung Barat, Aam R Bahtiar usai meraih penghargaan hias Kampung Piala Dunia. (foto: Abdul Kholilulloh)

BANDUNG BARAT|SekitarKita.id – Keceriaan dan kegembiraan terpancar dari warga Kompleks Permata Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat (Jabar).

Pasalnya, karya seni mereka terpilih sebagai kampung favorit dalam lomba Kampung Piala Dunia Terbucin tahun 2022 se-Indonesia.

Diketahui, SCM Group selaku penyelenggara menobatkan Perum Permata Padalarang sebagai kategori favorit lomba hias Kampung Piala Dunia 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ide cemerlang dan olahan tangan-tangan terampil warga kompleks itu mampu mewujudkan 4 titik yang di hias. Alhasil, kreativitas warga Kompleks Permata Padalarang, berbuah manis.

Selain gapura, mural pemain sepak bola seperti Messi, Ronaldo dan Neymar terpampang jelas di sudut Kompleks tersebut.

Irhan Khoirul (34), selaku koordinator warga Kompleks Permata Padalarang mengatakan membuat gapura ini bukan hanya kali pertama yang dilakukan oleh warga Permata Padalarang.

“Sebelumnya, Kompleks itu pernah menjadi juara pertama ‘Lomba Kreasikan Gapuramu Asian Games 2018’ lalu,” kata Irhan saat ditemui dilokasi, Rabu (21/12/2022).

Related Posts
Irhan Khoirul (34), selaku koordinator warga Kompleks Permata Padalarang (kiri).
Baca Juga:  Jeje Govinda Sampaikan Peran Strategis Golkar KBB dalam Pembangunan

“Ide dari tim kreatif dan potensi dari warga itu diambil sehingga bisa menghasilkan ide-ide untuk membangun gapura Kampung Piala Dunia Terbucin se-Indonesia,” sambungnya.

Ia menyebut, hal ini menjadi sebuah kebanggan dan penghargaan yang tidak disangka-sangka. Pasalnya, kekompakan warga di sini berbuah manis dengan menjadi juara favorit lomba menghias Kampung Piala Dunia Terbucin.

“Alhamdulillah warga di sini kompak, sehingga dapat membawa harum nama Padalarang dan Bandung Barat,” ujarnya.

Irhan menjelaskan, proses pengerjaannya setiap wekend karena hari-hari biasa warga sibuk bekerja.

“Alhamdulillah dengan biaya sekitar Rp5 juta secara swadaya dari warga, gapura ini selesai dibuat pas piala dunia digelar,” jelasnya kembali.

Menurutnya, selain menonjolkan aspek seni pewarnaan dan tata kelola lampu, gapura ini pun dibuat hidup. Hal tersebut yang menjadi pembeda sehingga akhirnya bisa juara favorit.

“Selain gapura, lapang bola mini pun kita hias, supaya lebih hidup. Dengan diadakannya kegiatan seperti bisa mempererat tali silaturahmi dan warga menjadi semakin kompak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Bandung Barat, Aam R Bahtiar bangga dengan prestasi yang diraih oleh warga Bandung Barat.

Baca Juga:  KPU Bandung Barat tanam pohon saat pelantikan KPPS di Desa Ciburuy

Aam mengatakan, Kompleks Permata Padalarang telah mengukir nama baik Kabupaten Bandung Barat dimata daerah lain, bahkan sampai mengharumkan nama wilayah Padalarang.

Kabid Diskominfotik Bandung Barat, Aam R Bahtiar (kiri).

“Ini menunjukan keaktifan dan kekompakan suatu kelompok masyarakat yang mendapatkan penilaian baik dalam perlombaan menghias Kampung Piala Dunia Terbucin,” kata Aam.

Ia menambahkan, Kompleks Permata Padalarang selalu menjadi spesialis juara dalam ajang perlombaan hias kampung. Hal itu tak terlepas dari gotong-royong warganya, sehingga prestasi demi prestasi yang diperoleh merupakan hasil kerja keras semua pihak.

“Masyarakatnya produktif, dan kami akan menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat Bandung Barat. Tujuannya agar memotivasi kampung-kampung lainnya,” tandasnya.***



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Berita Terbaru