Kisah Inspiratif Mahasiswa USB YPKP Bandung, Menorehkan Prestasi Internasional

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.ID – Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Ungkapan ini sangat tepat untuk menggambarkan perjuangan Yohannes Pardede, mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, yang berhasil mencatatkan namanya di kancah internasional.

Yohannes, yang akrab disapa Yohan, baru saja menyabet juara 1 sebagai Delegasi Paling Kreatif dalam program Global Youth Innovation Summit Chapter yang diselenggarakan oleh Pemuda Mendunia di Singapura dan Malaysia.

Keberhasilan Yohan tidak diraih dengan mudah. Mahasiswa semester 5 Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi ini sempat merasakan kegagalan sebanyak dua kali saat mencoba mengikuti program serupa di tingkat nasional. Namun, kegagalan tersebut justru menjadi motivasinya untuk terus mencoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan Panjang Menuju Keberhasilan

“Program ini bukan pertama kali saya ikuti. Di level nasional, saya sempat mencoba dua kali dan gagal. Namun, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran luar biasa bagi saya,” ungkap Yohan saat ditemui di Fakultas Ilmu Komunikasi USB YPKP Bandung, Jumat, 24 Januari 2025.

mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Yohannes
mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Yohannes

Pada bulan September 2024, Yohan kembali mencoba mendaftar melalui Pemuda Mendunia. Berkat tekad dan doa, ia berhasil lolos seleksi. Namun, jalan menuju program internasional tersebut tidaklah mudah.

Baca Juga:  Usai Viral di Medsos, Satpol PP Jabar Segel Tambang Pasir Diduga Ilegal di Bandung Barat

Putra pasangan Berlina Simanjuntak dan Walter Pardede ini harus mengikuti berbagai seleksi tambahan yang sempat membuatnya ragu.

“Setelah lolos, masih banyak seleksi yang harus saya lewati. Awalnya saya sempat ragu untuk melanjutkan karena tantangannya cukup sulit,” ujar Yohan. Berkat dukungan dari Fakultas Ilmu Komunikasi, ia pun memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya.

Tantangan dan Strategi Menghadapi Kompetisi Internasional

Selama program berlangsung, Yohan menghadapi berbagai tantangan. Sebagai mahasiswa semester 5, ia harus pandai membagi waktu antara kuliah dan persiapan kompetisi.

Selain itu, bahasa juga menjadi kendala karena program ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dengan komunikasi penuh dalam bahasa Inggris.

“Kesulitan pertama adalah membagi waktu antara kuliah dan program. Saya juga harus menghadiri sesi Zoom yang kadang bersamaan dengan jadwal kuliah. Tantangan kedua adalah bahasa. Saya belum terlalu fasih berbahasa Inggris, tapi saya menjadikannya sebagai pembelajaran,” tuturnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Yohan berhasil menyusun presentasi dan produk kreatif yang menjadikannya juara.

“Empat hari di luar negeri memberikan banyak pengalaman, terutama momen presentasi yang akhirnya mengantarkan saya menjadi juara,” katanya dengan bangga.

Baca Juga:  Prabowo Tinjau Tambak Ikan Nila Salin di Karawang, Dorong Potensi Makanan Bergizi Gratis

Setelah meraih prestasi ini, Yohan bertekad untuk menyelesaikan studinya di USB YPKP Bandung dalam waktu 3,5 tahun.

Ia juga berencana fokus di dunia pendidikan dan profesi sebagai presenter serta pembuat konten.

“Saya ingin dikenal sebagai presenter dan pembuat konten. Saya bangga, sebagai mahasiswa komunikasi, bisa menghasilkan karya inovatif di kancah internasional,” ujarnya.

Yohan tidak lupa memberikan motivasi bagi generasi muda, terutama Generasi Z, untuk terus berkontribusi bagi universitas dan bangsa.

Menurutnya, banyak anak muda yang belum memanfaatkan potensi mereka secara maksimal.

“Saya akan terus berbagi pengalaman ini di media sosial agar semakin banyak anak muda yang termotivasi untuk ikut berkontribusi,” tambahnya.

Apresiasi dari Fakultas dan Universitas

Kepala Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP Bandung, Pupi Indriati Zaelani, memberikan apresiasi atas pencapaian Yohan.

Ia menilai inisiatif dan kreativitas Yohan menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa lain.

“Yohannes aktif mencari pengalaman di luar kampus, seperti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan kompetisi internasional. Kami mendukung penuh pelajar yang ingin mengembangkan potensi mereka, baik dalam kompetisi maupun forum ilmiah,” ujar Pupi.

Baca Juga:  Peringati Isra Miraj 2024, Anggota DPRD Karawang apresiasi program UHC kesehatan

Pupi juga berpesan agar Yohan terus mengembangkan kreativitasnya dan tidak berhenti mencoba, meskipun ada tantangan yang menghadang.

“Semoga sukses selalu dan kuliahnya lancar,” pungkas Pupi.

Perjuangan Yohan menjadi bukti bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, kegagalan dapat diubah menjadi kesuksesan yang memuaskan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru