Evaluasi Pemilu 2024, KPU Bandung Barat Gelar Focus Group Discussion

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar Rapat Kerja Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Green Forest, Kecamatan Parongpong, pada Rabu (19/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun Laporan Evaluasi Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Tahun 2024.

Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Adie Saputro, mengapresiasi partisipasi seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperbaiki sistem dan prosedur Pemilu agar lebih transparan, akuntabel, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan Pemilu,” ujar Adie.

Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Adie Saputro (foto: Abdul Kholilulloh)
Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Adie Saputro (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menyebut, dalam diskusi ini, berbagai kendala yang menghadang selama proses pemilihan juga dibahas secara mendalam.

Adie menambahkan, KPU Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadikan hasil evaluasi ini sebagai dasar perbaikan dalam penyelenggaraan pemilu mendatang.

“Dengan adanya masukan dari berbagai pihak, KPU Provinsi Jabar berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi ini sebagai dasar perbaikan dalam penyelenggaraan pemilu selanjutnya,” ujar dia.

Baca Juga:  Wamentan Sudaryono Optimis Indonesia Mampu Wujudkan Swasembada Susu dan Daging Sapi

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Rifqi Ahmad Sulaeman, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan tindak lanjut dari surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Nomor 314/PL01-SD/01/2025.

“FGD ini bertujuan untuk menyusun laporan evaluasi Pemilu 2024 di tingkat Kabupaten Bandung Barat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan terselenggaranya pemilu yang lebih baik di masa depan,” kata Rifqi.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Rifqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Rifqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)

Rifqi juga menegaskan bahwa FGD ini menjadi wadah bagi pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan kritik terhadap tahapan-tahapan pemilu yang telah dilaksanakan.

Masukan yang diperoleh, lanjut dia, akan menjadi bahan rekomendasi bagi KPU secara berjenjang hingga ke KPU Republik Indonesia.

“Seluruh masukan nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi KPU secara berjenjang hingga ke KPU RI. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang,” jelas Rifqi.

Ia menambahkan, bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai penyelenggaraan Pemilu 2024 di KBB.

Baca Juga:  Perayaan HUT Karawang ke-391 Diwarnai Isu Hoaks Terkait Ajakan Mancing Gratis

“Hasil evaluasi akan menjadi acuan untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu mendatang,” paparnya.

Rifqi juga menegaskan komitmen KPU Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas pemilu yang lebih profesional dan demokratis.

Menurutnya, penyelenggaraan pemilu yang baik memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk pengawasan ketat dari Bawaslu serta masukan konstruktif dari partai politik dan masyarakat.

“Kami berharap masukan dari semua pihak dapat menjadi landasan bagi KPU dalam meningkatkan profesionalisme dan demokrasi dalam pemilu. Kami juga ingin memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Hasil dari FGD ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi yang nantinya akan disampaikan kepada KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU RI. Rekomendasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Acara ini juga dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, perwakilan partai politik, Desk Pilkada, Bawaslu, Liaison Officer (LO) pasangan calon, lembaga pemantau, Forkompinda, Forum Camat Bandung Barat, TNI-Polri serta media massa.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru