Seratus Hari Gubernur Dedi Mulyadi, Aktivis Lingkungan Trapawana Beri Catatan Kritis

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meninjau korban longsor di Cirebon (foto: Tangkapan layar Instagram @dedi71/istimewa)

i

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meninjau korban longsor di Cirebon (foto: Tangkapan layar Instagram @dedi71/istimewa)

SEKITARKITA.id — Seratus hari masa jabatan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menuai berbagai tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satu respons datang dari aktivis lingkungan sekaligus Ketua LSM Trapawana Jawa Barat, David Riksa Buwana.

Dalam pernyataannya melalui video yang diterima redaksi Sekitarkita.id, Selasa (3/5/2025), David memberikan apresiasi tinggi terhadap gebrakan awal yang dilakukan KDM selama 100 hari pertama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Saya secara pribadi maupun kelembagaan sangat mengapresiasi atas berbagai kinerja yang sudah dilakukan dalam 100 hari ini. Bisa saya katakan, ini cukup mencengangkan dibandingkan gubernur-gubernur sebelumnya,” ujar David.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski memuji langkah progresif Gubernur Dedi Mulyadi, David juga memberikan catatan penting. Ia mengingatkan agar semangat reformasi dan percepatan yang ditunjukkan KDM tidak berhenti di level pimpinan tertinggi saja, melainkan harus menjalar hingga ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meninjau korban longsor di Cirebon (foto: Tangkapan layar Instagram @dedi71/istimewa)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meninjau korban longsor di Cirebon (foto: Tangkapan layar Instagram @dedimulyadi71/istimewa)

“Yang menjadi harapan saya adalah bagaimana kinerja Pak Gubernur ini bisa juga diikuti oleh SKPD yang ada di bawahnya. Jangan sampai semangat di pucuk, tapi lesu di akar,” tegasnya.

Baca Juga:  Misteri Kematian Perempuan di Padalarang, Warga Sempat Curiga Bau Menyengat

David juga menekankan pentingnya ruang komunikasi publik yang terbuka dan inklusif. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus memberikan kesempatan kepada masyarakat sipil, ormas, dan komunitas untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

“Pak Gubernur perlu membuka ruang komunikasi publik yang lebih luas. Siapapun yang ingin berkontribusi membangun Jawa Barat harus dilibatkan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusannya, David mengaku telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada Gubernur Jawa Barat. Ia berharap bisa bertemu langsung guna membicarakan langkah-langkah kolaboratif ke depan.

LSM Trapawana Siap Bersinergi dengan Pemerintah

David menegaskan kesiapan LSM Trapawana untuk bersinergi dalam mendukung kebijakan-kebijakan Pemerintah Provinsi, terutama dalam isu lingkungan hidup yang menjadi fokus utama organisasinya.

Ketua LSM Trapawana Jawa Barat, David Riksa Buwana (foto: dok David)
Ketua LSM Trapawana Jawa Barat, David Riksa Buwana (foto: dok David)

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi. Saya yakin lembaga kami punya kapasitas itu. Karena apa yang selama ini kami lakukan sejalan dengan spirit pembangunan yang dibawa Pak Gubernur,” ucapnya optimistis.

Namun demikian, David juga memberikan kritik konstruktif. Menurutnya, langkah-langkah Dedi Mulyadi sejauh ini masih bersifat spontan dan belum terstruktur secara sistematis.

Baca Juga:  Polisi ungkap kronologi 2 remaja sodomi belasan anak di Karawang

“Saya melihat apa yang dilakukan oleh Bapak ini lebih ke trigger-trigger atau gebrakan awal yang belum terstruktur. Dalam istilah Sunda, ini seperti cacagnangka,” sindirnya halus.

Mengakhiri pernyataannya, David menegaskan bahwa LSM Trapawana memiliki komitmen tinggi dan bukan sekadar organisasi biasa.

“Saya yakin, LSM Trapawana bukan LSM sembarangan. Kami punya integritas, rekam jejak, dan komitmen jelas untuk membangun Jawa Barat,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru