SEKITARKITA.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perekonomian desa melalui program unggulan nasional koperasi berbasis desa dan kelurahan.
Prabowo bertolak dari Solo ke Klaten siang hari dan disambut dengan antusiasme luar biasa warga di sepanjang jalan yang dilewati rombongan presiden. Warga, guru, dan pelajar tampak memadati sisi jalan sembari memanggil-manggil nama Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pak Prabowo! Pak Prabowo!” seru warga dengan semangat, saat mobil Presiden melintas.
Mengenakan setelan cokelat dan peci hitam, Presiden Prabowo membalas antusiasme warga dengan menyapa dari sunroof mobil dan membagikan kaos kepada masyarakat yang berdiri di pinggir jalan.
Prabowo tampak tersenyum lebar dan melambaikan tangan sepanjang perjalanan hingga tiba di lokasi acara.
Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah konkret dalam pemerataan ekonomi rakyat, khususnya di perdesaan. Dalam sambutannya, Presiden menyatakan bahwa koperasi ini ditujukan untuk meningkatkan nilai tukar petani, memberdayakan UMKM, dan menciptakan lapangan kerja baru.
Program Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mencakup lebih dari 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, dan akan beroperasi penuh mulai 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Kita ingin desa-desa menjadi kuat. Kita ingin anak-anak muda di desa tidak perlu merantau jauh, tapi bisa hidup layak dan sejahtera di kampung halamannya sendiri,” ujar Prabowo dalam pidatonya.
Dengan diluncurkannya koperasi ini, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih baik terhadap pembiayaan usaha, pendampingan bisnis, serta peluang pemasaran produk unggulan lokal.
Koperasi Merah Putih Klaten menjadi simbol dimulainya gerakan ekonomi desa secara nasional yang berlandaskan semangat gotong royong, kemandirian, dan keberlanjutan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Promedia group







