Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Diluncurkan untuk Basmi Rentenir dan Tengkulak

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,

i

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,

SEKITARKITA.id- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa peluncuran Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis untuk membasmi praktik rentenir dan tengkulak yang selama ini membelit petani di pedesaan.

Pernyataan ini disampaikan saat meresmikan program Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Menurut Prabowo, koperasi desa tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat, tetapi juga sebagai solusi konkret atas persoalan mendasar petani, mulai dari kesulitan distribusi hasil panen hingga ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalahnya klasik. Petani panen mangga terbaik, tapi empat hari tidak ada truk atau fasilitas penyimpanan, akhirnya busuk. Ini terus terjadi sejak dulu. Kita harus hentikan,” ujar Prabowo yang pernah menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sejak tahun 2004.

Selain distribusi, Prabowo menyoroti persoalan pupuk bersubsidi yang kerap tidak sampai ke petani karena birokrasi yang rumit. Ia menyebut regulasi yang terlalu banyak justru menghambat tujuan negara untuk membantu petani.

Baca Juga:  Charli XCX Mengundang Troye Sivan ke Set Kompetisi Suara Primavera 2025

“Pupuk subsidi dari APBN langka. Petani kesulitan akses karena harus lewati belasan tanda tangan dan 145 peraturan. Ini menyulitkan petani kecil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti kondisi sosial ekonomi petani yang kerap terjebak dalam lingkaran utang. Karena kebutuhan mendesak seperti biaya sekolah atau kesehatan, banyak petani terpaksa meminjam uang ke rentenir dengan bunga harian yang tinggi.

“Setiap panen harga langsung jatuh karena tengkulak tahu petani tidak punya uang. Belum panen pun hasilnya sudah dibeli dengan harga murah. Ini warisan ratusan tahun yang harus kita potong dengan langkah besar,” tandas Prabowo.

Related Posts

Sebagai solusi, Prabowo meluncurkan 800.081 unit Koperasi Desa Merah Putih yang akan tersebar di seluruh Indonesia. Koperasi ini diharapkan menjadi pilar ekonomi desa sekaligus benteng rakyat kecil dari praktik ekonomi yang tidak adil.

Baca Juga:  Silaturahmi Ramadhan, Bupati Aep Ajak Media Massa Berkolaborasi Bangun Karawang

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia group

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Berita Terbaru