Miris! Lubang Menganga di Jembatan Perbatasan Ngamprah – Padalarang, Warga KBB Terancam Terisolir

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com

i

jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com

SEKITARKITA.id — Kondisi infrastruktur di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi sorotan. Sebuah jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar (menganga).

Jembatan tersebut menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Kertajaya dan Desa Kertamulya (Kecamatan Padalarang) dengan Desa Sukatani (Kecamatan Ngamprah) dan mengancam keselamatan warga yang melintas.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Minggu malam, 25 Januari 2026, dan hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jembatan yang rusak pertama kali diketahui warga setelah lubang kecil di badan jalan terus membesar.

Ujang, warga Blok Salim RW 02 RT 02 Desa Kertajaya, mengungkapkan temuan mengejutkan saat memeriksa bagian bawah jembatan secara mandiri.

Saat ditemui di lokasi, Ujang mengatakan awalnya hanya melihat retakan kecil. Karena curiga, ia mencoba mengecek bagian bawah aspal dengan bambu.

“Asalnya ini kecil, lama-lama jadi besar. Pas saya sogok dengan bambu, ternyata sepanjang batas jembatan itu tidak ada penahan tanah, bolong semua,” ujar Ujang, Rabu 28 Januari 2026.

Baca Juga:  Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Cipongkor Bandung Barat, 10 KK Mengungsi
jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com
jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com
Related Posts

Temuan tersebut memicu dugaan adanya kesalahan konstruksi atau gerusan air yang tidak diantisipasi saat pembangunan.

Struktur jembatan diduga tidak memiliki retaining wall (penahan tanah) yang memadai, sehingga tanah di bawah aspal tergerus dan menyisakan rongga kosong.

Ia menjelaskan, jembatan ini merupakan jalur vital bagi ribuan warga yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, dan berdagang. Jika jembatan ini putus total, kata dia, maka tiga desa berpotensi terisolir.

“Ini harus segera diperbaiki. Kalau tidak, jembatan ini bakal ambrol total. Sekarang masih bisa motor, besok belum tentu,” tegas Ujang.

Ia menambahkan, jika jembatan ambruk, warga harus memutar dengan jarak yang sangat jauh, bahkan ada kemungkinan tidak bisa melintas sama sekali.

jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com
jembatan penghubung antarwilayah di perbatasan Kecamatan Padalarang dan Kecamatan Ngamprah dilaporkan ambles dan berlubang besar, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Foto: Bangbara.com

“Kalau ini hancur, warga dari tiga desa bisa terisolir dan tidak bisa lewat sama sekali, harus muter jauh,” katanya.

Baca Juga:  Pasca Gempa Garut, Gubernur Ridwan Kamil Klaim Video dan Foto Hoak Menyebar

Sebagai langkah darurat, warga setempat secara swadaya memasang tanda peringatan sederhana di sekitar lubang untuk mencegah kecelakaan, terutama saat malam hari.

Namun, warga menegaskan bahwa langkah tersebut hanya bersifat sementara. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan instansi terkait agar segera turun tangan sebelum jatuh korban jiwa.

Ditemui terpisah, Camat Ngamprah, Agens Vitganty, saat dimintai keterangan Bangbara, menyebut pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

Ia bersama Kepala Desa Sukatani, Dede Supriyadi, serta perwakilan warga meninjau langsung lokasi pada Selasa pagi, 27 Januari 2026.

“Sejak pagi setelah kami mendapatkan informasi tersebut, kami langsung menuju lokasi ditemani Pak Kades Sukatani. Kami langsung bermusyawarah untuk segera memperbaiki jembatan itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Camat Padalarang dan dua kades lainnya,” ujar Agens dikutip dari Bangbara, Rabu.

Sementara itu, Camat Padalarang, Agus Ahmad Setiawan, melalui pesan singkat membenarkan bahwa koordinasi lintas wilayah sudah dilakukan. Ia menyebutkan bahwa perbaikan jembatan akan segera direalisasikan.

“Saya sedang melayat warga yang meninggal dulu, dan saya sudah berkoordinasi dengan kades dan Camat Ngamprah. Informasi dari Bu Camat Ngamprah, jembatan tersebut akan segera diperbaiki,” ungkap Agus.

Baca Juga:  Momen Nataru 2026, Dadang M. Naser: Tekankan Persatuan dan Etika Politik di KBB 

Disisi lain, Kepala Desa Kertamulya, Farhan Fauzi, juga menyampaikan sikap pemerintah desa dalam menyikapi kondisi jembatan yang dinilai rawan tersebut.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah pengecekan lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait.

“Menyikapi informasi bahwa jembatan dalam kondisi rawan, Pemerintah Desa telah melakukan langkah awal berupa pengecekan lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait,” kata Farhan.

Sebagai bentuk antisipasi, pihak desa juga akan melakukan pengamanan sementara di lokasi, termasuk pemasangan tanda peringatan demi keselamatan masyarakat.

Selanjutnya, pemerintah desa akan mengusulkan penanganan teknis sesuai kewenangan, baik melalui perbaikan darurat maupun pengajuan perbaikan permanen ke instansi terkait, melibatkan tiga desa serta dinas pengairan.

“Kami mohon masyarakat tetap berhati-hati saat melintas,” pungkas Farhan.

jembatan sudah di perbaiki, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
jembatan sudah di perbaiki, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)

Pasca viral, pemerintah setempat langsung melakukan perbaikan jembatan tersebut

Pantauan redaksi, Kamis 29 Januari 2026, lubang menganga tersebut sudah dilakukan perbaikan dan ditutup alas guna menghindari warga mendekat lantaran kondisinya masih basah.

 

jembatan sudah di perbaiki, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)
jembatan sudah di perbaiki, Kamis 29 Januari 2026 (foto: Abdul Kholilulloh)



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB