Lonjakan Tipis Saat Imlek, Floating Market Lembang Optimistis Hadapi Lebaran 2026

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi Barongsai dan Liong jadi Magnet Wisata Imlek di Floating Market Lembang (foto: istinewa)

i

Atraksi Barongsai dan Liong jadi Magnet Wisata Imlek di Floating Market Lembang (foto: istinewa)

SEKITARKITA.id – Lonjakan kunjungan wisata selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tercatat belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Pengelola mencatat kenaikan jumlah wisatawan hanya sekitar 10 persen dibanding hari biasa, menandakan momentum libur Imlek belum sepenuhnya mendorong mobilitas wisata seperti tahun-tahun sebelumnya.

Manager Operasional Floating Market Lembang, Melanie Karnadi, menyebutkan peningkatan tersebut relatif terbatas karena periode libur berdekatan dengan persiapan masyarakat menyambut Ramadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu membuat sebagian warga memilih menghabiskan waktu bersama keluarga atau fokus pada aktivitas tradisi lainnya.

“Pada libur panjang Imlek memang ada kenaikan, tetapi tidak terlalu signifikan. Sekitar 10 persen peningkatan kunjungan wisatawan,” ujar Melanie saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, komposisi pengunjung masih didominasi wisatawan domestik dari luar Bandung Raya. Selain itu, kunjungan wisatawan mancanegara juga tercatat meski jumlahnya terbatas dan berasal dari kawasan regional.

“Wisatawan luar kota masih ada. Turis asing juga tercatat datang, kebanyakan dari Malaysia dan Singapura,” katanya.

Baca Juga:  Detik-detik Pohon Beringin Raksasa Tumbang di Ciburuy Bandung Barat, Warga Panik
Atraksi Barongsai dan Liong jadi Magnet Wisata Imlek di Floating Market Lembang (foto: istinewa)
Atraksi Barongsai dan Liong jadi Magnet Wisata Imlek di Floating Market Lembang (foto: istinewa)

Menghadapi dinamika kunjungan tersebut, pengelola mulai mengalihkan fokus persiapan menuju momentum libur Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau libur Lebaran 2026 yang diproyeksikan menjadi periode kunjungan puncak berikutnya.

Sejumlah pembaruan wahana disiapkan untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata keluarga di kawasan Lembang.

Salah satu fasilitas terbaru yang diperkenalkan adalah Kereta Danau serta wahana Floating Cruise Lambho. Kedua wahana ini dirancang untuk memberikan pengalaman rekreasi berbasis air yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.

“Wahana terbaru masih sangat baru, ada Kereta Danau dan Floating Cruise Lambho. Tujuannya agar bisa dinikmati bersama seluruh anggota keluarga,” jelas Melanie.

Faktor cuaca juga menjadi perhatian pengelola dalam menjaga kenyamanan pengunjung. Meski hujan kerap turun pada sore hari, kawasan wisata telah menyiapkan alternatif aktivitas, khususnya di area kuliner dan pasar apung.

“Kami berharap cuaca mendukung. Kalau hujan, pengunjung tetap bisa menikmati hidangan di food court atau area pasar apung sambil menunggu hujan reda,” ungkapnya.

Untuk memeriahkan suasana Imlek, pengelola turut menghadirkan pertunjukan barongsai dan liong dari kelompok Tian Long Shi Dui. Atraksi tersebut dikemas berbeda dengan memanfaatkan wahana baru, sehingga para pemain berkeliling danau menggunakan kereta dan perahu.

Baca Juga:  Ribuan Warga Sambut Gubernur Dedi Mulyadi di KBB, Program “Abdi Nagri” Hadirkan Layanan Publik Gratis

“Seperti biasa ada pertunjukan barongsai dan liong. Kali ini mereka berkeliling danau menggunakan kereta dan perahu untuk menghibur pengunjung,” imbuhnya.

Meski jumlah pengunjung belum memuncak, Melanie berharap rangkaian atraksi dan inovasi wahana dapat menarik minat wisatawan sepanjang hari.

“Pengunjung saat ini memang belum terlalu signifikan, tapi kami berharap semakin siang semakin ramai. Tujuannya untuk menghibur pengunjung yang datang,” tuturnya.

Ia pun berharap perayaan Imlek tahun ini membawa dampak positif bagi sektor pariwisata sekaligus keberkahan bagi masyarakat luas.

“Semoga tahun ini membawa kesuksesan bagi kita semua dan semua dalam keadaan sehat,” tandasnya.

Dinamika kunjungan wisata selama libur Imlek menunjukkan sektor pariwisata masih menghadapi fluktuasi yang dipengaruhi faktor kalender budaya, preferensi masyarakat, hingga kondisi cuaca.

 Inovasi wahana dan atraksi tematik menjadi langkah strategis pengelola Floating Market Lembang untuk menjaga daya saing destinasi sekaligus mengamankan arus kunjungan pada libur Lebaran 2026 mendatang.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru