Kereta Ciremai Terjebak Longsor di Bandung Barat, Perjalanan KA Terganggu

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa

i

Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa

SEKITARKITA.id – Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026).

Akibat kejadian ini, perjalanan kereta api harus dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.

Peristiwa tersebut terjadi di KM 142+8/9 pada jalur Maswati–Sasaksaat. Informasi awal diterima Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 2 Bandung dari kru KA Ciremai sekitar pukul 14.53 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan koordinasi intensif guna memastikan keamanan perjalanan serta mempercepat penanganan di lokasi terdampak.

Petugas evakuasi Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa
Petugas evakuasi Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi operasional.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Ciremai. Perjalanan kereta saat ini harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan, sambil menunggu proses penanganan di lokasi selesai,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Gangguan perjalanan ini dipicu oleh longsor yang terjadi akibat hujan lebat dan kondisi alam di sekitar jalur rel, yang berada di luar kendali operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Baca Juga:  Pajak Daerah Jadi Tulang Punggung Pembangunan, Bapenda Bandung Barat Punya Jurus Jitu 
Related Posts
Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa/ instagram @infojawabarat
Kereta Api Ciremai relasi Semarang Tawang–Bandung terjebak longsor di petak Jalan Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026). foto: istimewa/ instagram @infojawabarat

Saat ini, tim tanggap darurat KAI Daop 2 Bandung telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat, termasuk pembersihan material longsoran serta upaya evakuasi jika diperlukan.

Petugas prasarana bersama tim terkait juga terus bekerja di lapangan untuk memulihkan jalur lintasan. Untuk sementara, petak Jalan Maswati–Sasaksaat belum dapat dilalui oleh perjalanan kereta api.

KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada pelanggan melalui kanal resmi. Penumpang diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI berupaya maksimal agar jalur segera dapat dilalui kembali dan operasional kereta api kembali normal.

Hingga pukul 19.00 WIB petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi lonsoran tanah tersebut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : rilis PT KAI

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi
Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Perang Lawan Penyakit Masyarakat, Polres Cimahi Musnahkan 15 Ribu Botol Miras Ilegal
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN Sukabumi, Tegaskan Wartawan Bukan Preman
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:15 WIB

Kejari Cimahi Bongkar Aliran Dana Rp823 Juta, Eks Kabid Disnaker dan Staf Dijerat Korupsi

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 23:26 WIB

HPN 2027 di Lampung Siap Kolaboratif, PWI Libatkan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Rabu, 2 September 2026 - 09:46 WIB

Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput

Berita Terbaru