Ketum Viking Bandung Kutuk Keras Bentrokan di Banten, Tim Hukum Diterjunkan Dampingi Korban

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Viking Persib Club (VPC) mengutuk keras insiden bentrokan yang menyasar anggota Viking di wilayah Kragilan, Kabupaten Serang, Banten. Organisasi suporter terbesar Persib Bandung itu menegaskan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas melalui jalur hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, saat ditemui Sekitarkita.id usai menghadiri rapat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (10/6/2026).

Menurut Tobias, VPC telah mengambil langkah cepat dengan mengirimkan kuasa hukum untuk mendampingi pengurus Viking Serang serta para korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan. Kami juga sudah mengirimkan kuasa hukum untuk mendampingi pengurus Viking Serang, apalagi ini sudah melibatkan anak kecil yang seharusnya bisa mendapatkan ruang yang aman dalam tumbuh kembangnya,” ujar Tobias yang juga menjabat sebagai Ketua KONI KBB.

Ia mengatakan, kasus bentrokan tersebut saat ini telah ditangani aparat kepolisian. Laporan yang sebelumnya masuk ke Polda Banten kini telah dilimpahkan dan ditangani langsung oleh Polres Serang.

Baca Juga:  KPU Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pilkada 2024
Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (foto: Abdul Kholilulloh)

“Tadinya laporan itu di Polda Banten dan dilimpahkan ke Polres Serang. Kita hormati proses hukum yang berjalan,” katanya.

Tobias mengungkapkan, terdapat dua korban dalam insiden tersebut yang saat ini masih menjalani proses pemeriksaan dan visum.

“Untuk korban ada dua orang, sudah dalam proses visum dan lain sebagainya,” tambahnya.

Kronologi Bentrokan Viking di Serang

Insiden bentrokan terjadi pada Senin (8/6/2026) malam saat Viking Serang Banten menggelar agenda silaturahmi. Setelah kegiatan selesai, sekelompok orang yang diduga merupakan pendukung tim lain mendatangi lokasi dan berupaya merampas atribut Viking yang terpasang.

Situasi kemudian memanas dan berujung pada bentrokan fisik. Sejumlah anggota Viking dilaporkan mengalami luka akibat pukulan menggunakan helm dan potongan kayu.

Yang menjadi perhatian serius, dalam peristiwa tersebut seorang balita turut menjadi korban. Kondisi itu memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk pengurus pusat Viking Persib Club.

Tobias menjelaskan, sesaat setelah kejadian, pengurus Viking Serang langsung berkoordinasi dengan pengurus pusat untuk membahas langkah yang akan diambil.

Baca Juga:  Hari Jadi ke 16 KBB, Ribuan Emak-emak Padati Acara Senam Berkah Bareng kang Hengky

Ia juga mengimbau seluruh anggota Viking di berbagai daerah agar tidak terpancing emosi maupun melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi.

“Viking Persib Club menghimbau kepada seluruh anggota untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan serta mempercayakan kepada proses hukum yang akan berlangsung,” katanya.

Ia berharap proses hukum yang berjalan dapat mengungkap seluruh fakta di balik insiden bentrokan tersebut serta memberikan keadilan bagi para korban.

“Semoga proses yang akan berlangsung bisa berjalan dengan baik dan menciptakan keadilan sehingga tidak ada lagi ruang untuk pelaku kekerasan di dalam sepak bola,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Bidik 3 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, FORKI KBB Matangkan Persiapan Atlet
Selebgram GA Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran K-Pod Ketamin
Panen Raya 377 Ton Jagung, Polres Cimahi Sukses Hidupkan Lahan Tidur di KBB
Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:54 WIB

Bidik 3 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, FORKI KBB Matangkan Persiapan Atlet

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:06 WIB

Ketum Viking Bandung Kutuk Keras Bentrokan di Banten, Tim Hukum Diterjunkan Dampingi Korban

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Selebgram GA Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran K-Pod Ketamin

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:40 WIB

Panen Raya 377 Ton Jagung, Polres Cimahi Sukses Hidupkan Lahan Tidur di KBB

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

Berita Terbaru