Pemilihan BPD Pasirlangu Disorot, Dugaan Bagi-Bagi Uang Jelang Pencoblosan Mengemuka

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Kantor Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menuai sorotan setelah muncul dugaan praktik politik uang menjelang pemungutan suara di Dusun 2.

Dugaan tersebut mencuat saat masyarakat Pasirlangu masih berupaya bangkit dari bencana longsor dan banjir bandang yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah pusat.

Tokoh masyarakat Desa Pasirlangu, Udin, menyebut praktik politik uang dalam pemilihan BPD sangat memprihatinkan dan berpotensi mencederai demokrasi di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harusnya kita belajar dari musibah bencana yang terjadi kemarin sampai menjadi perhatian semua pihak, Jangan sampai nama baik desa kembali viral bukan karena prestasinya tapi karena dugaan politik uang terjadi ditingkat desa secara terang-terangan, miris banget,” kata Udin, Rabu (10/6/2026).

Pemungutan suara BPD Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Pemungutan suara BPD Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurutnya, dugaan pembagian uang terjadi sesaat sebelum pemungutan suara di Dusun 2 yang diikuti lima calon anggota BPD. Ia mengaku menerima informasi bahwa pertemuan berlangsung di wilayah RT 01 RW 07 dan melibatkan sejumlah pihak.

Baca Juga:  Jelang Debat Publik, Paslon EDUN Matangkan Tim Relawan 'Optimis Menang Mutlak'

“Dari informasi yang saya terima, pertemuan itu berlangsung di rumah Ketua RT 01 RW 07 dan dihadiri oleh Kepala Dusun 2, seorang tokoh agama, serta salah satu calon anggota BPD berinisial YC yang saat ini memiliki suara terbanyak,” ujarnya.

Udin menyebut sekitar 30 pemilih diduga menjadi sasaran pembagian uang. Masing-masing pemilih disebut menerima Rp100 ribu yang disalurkan melalui sejumlah Ketua RT.

Related Posts

“Laporan yang saya terima dari beberapa Ketua RT di RW 07 yang hadir dalam pertemuan tersebut, mereka menerima Rp500 ribu untuk lima orang pemilih yang masuk DPT. Beberapa warga bahkan mengakui menerima uang tersebut,” ujarnya.

Pemungutan suara BPD Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Pemungutan suara BPD Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Ia menilai praktik tersebut bertentangan dengan komitmen seluruh calon yang sebelumnya menandatangani pakta integritas untuk menolak segala bentuk politik uang.

Baca Juga:  Terbongkar, Korban Penculikan di Cikarang Berikan Laporan Palsu, Polisi Ungkap Motifnya

“Harapan saya masyarakat jangan diajarkan menentukan pilihan karena uang. Budaya seperti ini tidak baik dan harus dihilangkan dari kehidupan demokrasi desa,” tegasnya.

Udin juga meminta Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, turun tangan guna mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

“Saya meminta Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mencegah terjadinya gesekan antarwarga. Dugaan politik uang yang dilakukan secara terang-terangan bisa memicu amarah masyarakat,” terangnya.

Kantor Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Kantor Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pasirlangu, Roni, membantah adanya bukti praktik politik uang.

Menurutnya, hingga kini panitia hanya menerima informasi lisan dari warga dan belum ada laporan resmi dari calon maupun peserta pemilihan.

“Belum ada bukti maupun laporan resmi yang masuk ke panitia. Sejauh ini tahapan pemilihan berjalan aman dan sesuai prosedur,” kata Roni.

Ia menegaskan hasil pemilihan yang telah ditetapkan tidak dapat dibatalkan atau dilakukan pemungutan suara ulang tanpa adanya bukti pelanggaran yang sah.

Kasus dugaan politik uang dalam Pemilihan BPD Desa Pasirlangu kini menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah pihak meminta adanya penelusuran lebih lanjut agar proses demokrasi di tingkat desa tetap berjalan jujur, adil, dan transparan.

Baca Juga:  Lima Anggota DPRD KBB Fraksi NasDem Terancam PAW karena Absen Dikpol Perdana



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB