Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SDN 2 Cipendeuy Padalarang, (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Gedung SDN 2 Cipendeuy Padalarang, (foto: Abdul Kholilulloh)

KBB | SEKITARKITA.id – Misteri dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami puluhan siswa SDN 2 Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga kini belum terungkap.

Pihak sekolah mengungkap kronologi munculnya keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

Kepala SDN 2 Cipeundeuy, Ratna Susilowati, mengatakan gejala gangguan kesehatan pertama kali diketahui pada Kamis (10/9/2026) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, seorang siswa mengalami muntah di lingkungan sekolah. Sementara seorang siswa lainnya mengalami diare. Kedua siswa tersebut kemudian dipulangkan lebih awal agar dapat beristirahat dan memperoleh penanganan di rumah.

“Betul bahwa ada indikasi sejumlah siswa mengalami gangguan kesehatan. Kejadiannya kita ketahui Kamis 10 September 2026, di mana ada seorang siswa muntah di sekolah dan seorang lagi mengalami diare,” kata Ratna saat ditemui wartawan di SDN 2 Cipendeuy, Senin (14/9/2026).

Kepala SDN 2 Cipeundeuy, Ratna Susilowati, didampingi Guru kelas 6, Santris Muhammad Tegar (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala SDN 2 Cipeundeuy, Ratna Susilowati, didampingi
Guru kelas 6, Santris Muhammad Tegar (foto: Abdul Kholilulloh)

Pada Jumat (11/9/2026), laporan mengenai siswa yang mengalami gangguan kesehatan mulai bertambah.

Pihak sekolah menerima laporan dari para guru bahwa sejumlah siswa membutuhkan penanganan medis. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 45 siswa dan warga sekolah yang mengalami gejala gangguan kesehatan. Jumlah tersebut termasuk siswa yang sebelumnya tidak masuk sekolah karena mengalami keluhan serupa.

Baca Juga:  Sidak Menteri LH ke Bekasi, LSM GBR: Buruknya Pengelolaan Sampah di TPA Burangkeng

Sekitar 40 siswa yang tidak masuk sekolah diketahui telah mendapatkan pengobatan di klinik. Mereka tidak perlu menjalani rawat inap dan diperbolehkan kembali ke rumah.

Sementara itu, sebanyak 17 orang sempat dibawa untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani pemeriksaan, termasuk mendapat suntikan dan obat, empat orang di antaranya diperbolehkan pulang.
“Untuk data yang sudah disampaikan kepada Pak Guru, sampai saat ini ada 15 orang anak dan satu orang guru yang dirawat,” ujar Ratna.

Gedung SDN 2 Cipendeuy Padalarang, (foto: Abdul Kholilulloh)
Gedung SDN 2 Cipendeuy Padalarang, (foto: Abdul Kholilulloh)

Para siswa dan guru yang masih menjalani perawatan tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Harapan Sehat, Permata Merdeka, IMC, dan Cibabat.

Dugaan gangguan kesehatan tersebut menjadi perhatian karena para siswa sebelumnya menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga hari berturut-turut, yakni Rabu hingga Jumat.

Pada Rabu, menu MBG yang dibagikan kepada siswa berupa nasi, ayam kecap, dan semangka.

Kemudian pada Kamis, siswa mendapatkan kentang goreng, telur, dan jeruk. Sedangkan pada Jumat, menu yang dibagikan berupa nasi dan chicken ball.

Baca Juga:  Biadab, Polres Cimahi ungkap Pelaku Gunakan Cairan Keras HCL, Beresiko Luka Bakar

Meski terdapat dugaan keterkaitan dengan makanan MBG, pihak sekolah menyebut selama tiga hari tersebut tidak ada siswa yang mengeluhkan aroma maupun tekstur makanan.

“Tiga hari itu tidak ada komplain anak-anak soal aroma atau tekstur mencurigakan dari menu MBG,” kata Ratna.

Hingga saat ini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa dan guru masih belum diketahui. Dugaan keracunan MBG juga masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi kondisi yang berkembang, SDN 2 Cipeundeuy menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada Senin (14/9/2026).

Kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan arahan pengawas bina dan Dinas Pendidikan. PJJ diberlakukan selama satu hari untuk memudahkan pihak sekolah melakukan pemantauan terhadap siswa yang masih menjalani perawatan maupun siswa yang berada di rumah.

“Itu berdasarkan arahan dari pengawas bina dan Dinas Pendidikan. Untuk hari ini, pembelajaran jarak jauh dilakukan terlebih dahulu selama satu hari untuk observasi,” tuturnya.

Pihak sekolah masih melakukan pemantauan terhadap kondisi siswa dan guru yang mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga:  Ketua DPRD KBB Dukung Moratorium Izin Perumahan Gubernur Jabar demi Cegah Bencana

Sementara itu, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada puluhan siswa SDN 2 Cipeundeuy masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta
Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:37 WIB

Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Berita Terbaru