Bandel lalui jalan longsor, bus dan truk mengarah wisata Lembang-Parongpong diputar balikkan

- Penulis

Minggu, 7 Januari 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengintruksikan bus dan truk putar balik saat melalui jalan longsor di wilayah Parongpong KBB (foto: Forkompim)

i

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengintruksikan bus dan truk putar balik saat melalui jalan longsor di wilayah Parongpong KBB (foto: Forkompim)

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Sejumlah kendaraan bus dan truk yang membandel terpaksa diputar balikan saat hendak melintasi wilayah wisata Parongpong dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang merupakan titik perbatasan dengan Kota Bandung, Minggu (07/01/2024) pagi.

Pasalnya, wilayah yang dilalui itu mengalami longsor dengan panjang 12 meter kedalaman sekitar 30 meter diruas Jl. Sersan Bajuri, tepatnya di lingkungan RW06 Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong pada Sabtu malam kemarin.

Saat meninjau lokasi longsor, Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menghimbau kepada seluruh wisatawan yang berada didalam bus untuk memutar arah, jika dipaksakan melintas maka akan berdampak buruk terhadap pergeseran tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Arsan juga mengintruksikan kepada seluruh pengguna kendaraan besar untuk mencari alternatif jalan lain guna meminimalisir resiko yang akan ditimbulkan akibat getaran pada badan jalan yang mengalami longsor tersebut.

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif meninjau longsor Jl. Sersan Bajuri, tepatnya di lingkungan RW06 Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong (foto: Forkompim)
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif meninjau longsor Jl. Sersan Bajuri, tepatnya di lingkungan RW06 Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong (foto: Forkompim)

“Mohon maaf bapak dan ibu sekalian, kami terpaksa menghentikan perjalanannya dan meminta untuk segera berputar arah karena telah terjadi longsor yang telah memakan sebagian badan jalan,” kata Arsan kepada para kru dan penumpang bus yang dihentikannya, Minggu.

Baca Juga:  TPT Rumah Mewah Milik Sultan di Sindangkerta Bandung Barat Ambruk, Minim Penerangan

Menurut dia, diperkirakan longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini ditambah intensitas kendaraan besar yang cukup banyak melintas disepanjang Jl. Sersan Bajuri selama libur Natal dan Tahun Baru ini.

Padahal menurutnya Pemerintah Daerah Bandung Barat telah memberikan instruksi rambu larangan agar bus dan truk besar tidak melintasi ruas jalan tersebut. Namun larangan baru dipasang diperbatasan antara Bandung Barat-Kota Bandung dimana para pengemudi sudah terlanjur masuk ke kawasan Parongpong.

Related Posts

“Seharusnya rambu dilarang masuk tersebut dipasang dipersimpangan Ledeng – Cihideung, sehingga dapat dipahami lebih baik oleh para kru bus dan truk besar agar tidak melintas di Jl. Sersan Bajuri ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang pemungutan suara, Pemkab Bandung Barat menginventarisir wilayah potensi bencana
Sejumlah kendaraan truk dan bus yang melintas di lokasi longsor diputar balikkan (foto: Forkompim)
Sejumlah kendaraan truk dan bus yang melintas di lokasi longsor diputar balikkan (foto: Forkompim)

Oleh sebab itu, Arsan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti permasalahan ini dengan pihak Pemkot Bandung serta Pemprov Jabar.

“Ini merupakan salah satu upaya kami, Pemda Bandung Barat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan bentuk kehadiran pemerintah ditengah masyarakat. Mengingat begitu banyak hal yang harus diurusi seorang Kepala Daerah untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dengan turun langsung ke lapangan,” jelasnya.

Sebagai penanganan awal terhadap longsor tersebut, kata Arsan, pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas PUTR untuk segera melakukan penghitungan dan langkah lebih lanjut agar longsoran tidak meluas dan meminimalisir korban jiwa serta korban materil maupun non materil lainnya.

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif dan TNI Polri meninjau lokasi longsor diwilayah Parongpong (foto: Forkompim)
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif dan TNI Polri meninjau lokasi longsor diwilayah Parongpong (foto: Forkompim)

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, Devi Ridwan mengungkapkan bahwa longsor tersebut akibat intensitas hujan yang tinggi, sehingga aliran sungai dibawah jalan cukup deras dan menggerus bantaran sungai penopang utama jalan sehingga mengakibatkan sebagian badan jalan ambrol.

“Untuk menanggulanginya kami akan melakukan Borpile (TPT Beton) disatu sisi jalan dan memasang bronjong sisi lainnya untuk.menahan badan jalan agar tidak terjadi longsor susulan,” tandasnya.

Baca Juga:  Tokoh Bandung Barat Berharap, Rotasi Mutasi Jabatan Harus Sesuai Keahliannya



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika
Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri
Bupati Jeje Tinjau Siswa Naik Rakit di Waduk Saguling, Siapkan Transportasi Antar Jemput
Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:51 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 653.321 Butir Obat Keras dan 8.164 Psikotropika

Rabu, 2 September 2026 - 20:03 WIB

Tahap Kedua Penertiban Bangli di Padalarang Berlanjut, Warga Diberi Waktu Bongkar Mandiri

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Berita Terbaru