‘Niagara Mini’ Curug Malela Bandung Barat Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata Representatif

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi wisata Curug Malela, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (foto: @curugmalela_id)

i

Destinasi wisata Curug Malela, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (foto: @curugmalela_id)

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Tahun ini, salah satu ikon wisata alam, Curug Malela di Kecamatan Rongga, menjadi prioritas pengembangan dengan kucuran anggaran Rp1,1 miliar.

Air terjun yang kerap dijuluki Niagara Mini itu akan disulap lebih representatif, ramah pengunjung, dan tetap menjaga nuansa wisata minat khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Curug Malela dari tahun ke tahun semakin ramai dikunjungi. Dengan retribusi naik dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 sesuai Perda, kami berkewajiban meningkatkan fasilitas demi kenyamanan wisatawan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata KBB, David Oot, saat ditemui di kantor, Senin (29/9/2025).

Destinasi wisata Curug Malela, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (foto: @curugmalela_id)
Destinasi wisata Curug Malela, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (foto: @curugmalela_id)

Ia menyebut, adapun fasilitas baru di Curug Malela disiapkan untuk menunjang wisatawan antara lain, jalur setapak baru yang lebih aman, akses ramah disabilitas, kios makanan dan minuman dan area istirahat representatif.

“Perjalanan menuju Curug Malela memang melelahkan, tapi ketika sampai di lokasi, semua rasa lelah itu terbayarkan. Kami ingin pengalaman khas itu tetap ada, sambil menambah fasilitas agar pengunjung betah,” ujar David.

Baca Juga:  Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029

Selain pembangunan fisik, Disparbud KBB juga menekankan pentingnya Manajemen Krisis Pariwisata (MKP) mengingat Bandung Barat berada di jalur sesar Lembang.

Pelatihan mitigasi bencana, SOP jalur evakuasi, hingga koordinasi dengan BPBD sudah dijalankan.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata KBB, David Oot (foto: Bangbara Group)
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata KBB, David Oot (foto: Bangbara Group)

“Kami tidak bisa menutup mata. Jalur sesar Lembang menuntut kesiapan penuh dalam mitigasi bencana,” tegas David.

Dengan dukungan anggaran Rp1,2 miliar, Curug Malela Bandung Barat siap menjadi destinasi wisata alam yang lebih representatif.

“Dari ikon air terjun hingga desa wisata, strategi besar Pemkab KBB diarahkan untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan, berdaya saing, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Lembang Tetap Jadi Magnet Utama

Kendati itu, meski Curug Malela naik daun, kawasan Lembang masih menjadi destinasi favorit. Tingkat kunjungan di Lembang tertinggi, terutama saat libur panjang, Natal, dan Tahun Baru.

“Lembang selalu jadi magnet utama karena akses mudah dan konsep wisata keluarga dengan edukasi. Anak-anak biasanya menentukan pilihan, dan Lembang menawarkan banyak wahana ramah keluarga,” jelas David.

Beberapa waktu lalu, isu kemunculan macan tutul di kawasan Lembang sempat membuat wisatawan resah.

Baca Juga:  Ekskursi 'Cowboy Carter' Beyoncé: Tiket, Informasi

Namun, menurut laporan BKSDA, satwa liar tersebut telah kembali ke habitat hutan lindung Tangkuban Perahu.

“Per 10 September, destinasi wisata di sekitar kawasan sudah kembali dibuka,” jelas David.

Selain destinasi utama, pengembangan desa wisata menjadi fokus Disparbud KBB. Saat ini, tercatat 23 desa wisata dengan basis community based tourism (CBT).

“Kalau desa wisata berhasil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), berarti programnya sukses. Masyarakat harus terlibat aktif agar dampaknya terasa,” kata David.

Contoh sukses adalah, kata David, Desa Kertawangi di Cisarua dengan potensi kebun stroberi dan restoran lokal yang terintegrasi, memberi kontribusi nyata bagi ekonomi warga.

Disparbud juga memperketat pengawasan terhadap industri pariwisata non-izin yang sudah beroperasi dan menjual jasa secara online.

“Kami tidak hanya mengejar pajak, tapi menegakkan keadilan. Akomodasi yang beroperasi tanpa izin akan ditertibkan agar multiplier effect bisa dirasakan masyarakat,” tambah David.

David menegaskan, pengembangan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan Disparbud. Diperlukan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan kepala daerah, swasta, hingga masyarakat.

Baca Juga:  HUT Gerindra ke-18, DPC Kabupaten Bekasi Fokus Bantu Warga Lewat Ratusan Paket Sembako

“Dengan strategi adaptasi, inovasi, dan kolaborasi, kami optimistis pariwisata Bandung Barat bisa terus tumbuh pasca-pandemi,” pungkasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru