BPBD KBB Siagakan Posko dan Personel Selama Libur Nataru 2025/2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD KBB Siagakan Posko dan Personel Selama Libur Nataru 2026 di pintu tol Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

BPBD KBB Siagakan Posko dan Personel Selama Libur Nataru 2026 di pintu tol Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiagakan posko dan personel selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung di wilayah Bandung Barat.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Asep Sehabudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita dalam posisi siaga apalagi menghadapi Natal dan Tahun Baru. Untuk Nataru, kami sudah menyediakan posko bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di pintu Tol Padalarang dan kawasan wisata Lembang,” ujar Asep, Senin 22 Desember 2025.

BPBD KBB Siagakan Posko dan Personel Selama Libur Nataru 2026 di pintu tol Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
BPBD KBB Siagakan Posko dan Personel Selama Libur Nataru 2026 di pintu tol Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Menurutnya, penempatan posko di lokasi strategis tersebut bertujuan mempercepat respons apabila terjadi keadaan darurat, terutama di jalur padat kendaraan serta kawasan wisata yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung selama libur Nataru.

Selain menyiapkan posko, BPBD KBB juga mengoptimalkan peran personel untuk melakukan pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat, mulai dari kawasan rawan longsor hingga daerah aliran sungai.

Baca Juga:  Kontroversi, Dedi Mulyadi dan Saksi Palsu Kasus Vina dan Eki Cirebon Dipanggil Iptu Rudiana

“Khusus BPBD sebagai pemerintah harus memfasilitasi dan memberikan informasi kepada masyarakat. Kita siaga penuh menghadapi Natal dan Tahun Baru, dengan posko di pintu Tol Padalarang dan tempat wisata Lembang,” katanya.

Asep menjelaskan, BPBD KBB juga mendirikan posko terpadu dengan melibatkan organisasi pendukung kebencanaan, salah satunya ORARI, di kawasan Lembang. Selain itu, koordinasi dengan Desa Tangguh Bencana (Destana) terus diperkuat di wilayah lain.

“Kita juga membuat posko bersama ORARI di Lembang. Di wilayah lain kita berkoordinasi dengan Destana. Jadi mereka harus siap menghadapi Natal dan Tahun Baru, karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor hingga tingkat kewilayahan terus diperkuat. BPBD KBB memastikan seluruh elemen kebencanaan, mulai dari Destana, Tagana, aparat desa, hingga RT/RW berada dalam kondisi siap siaga menghadapi potensi bencana selama libur panjang.

Lebih lanjut, BPBD KBB telah melakukan penguatan kelembagaan serta penyebaran informasi peringatan dini kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:  Antrean Kendaraan Mengular Batujajar-Cimareme, Perbaikan Jalan di Cangkorah Jadi Biang Kemacetan

“Kesiapsiagaan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat. Minimal bisa mendeteksi kondisi dirinya dan keluarganya sendiri. Apalagi sekarang semua bisa mengakses informasi cuaca dari BMKG,” ujarnya.

Di tengah musim libur sekolah, Asep juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam merencanakan kegiatan liburan, terutama yang melibatkan perjalanan ke luar daerah.

“Karena ini musim liburan sekolah, kalau bisa jangan liburan ke luar kota. Bisa diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, mengingat kondisi cuaca saat ini,” katanya.

Selain itu, BPBD KBB meminta masyarakat menghindari lokasi wisata yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana, seperti wisata sungai dan daerah rawan longsor.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlalu banyak bepergian, terutama ke destinasi wisata rawan bencana. Wisata sungai sebaiknya sementara dihindari untuk mengantisipasi luapan air saat hujan deras,” tandasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru