SEKITARKITA.id- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung Barat, Edi Rusyandi dan Unjang As’ari, resmi mendaftar ke KPU Kabupaten Bandung Barat dengan cara yang meriah.
Pada Kamis, 29 Agustus 2024, Edi dan Unjang tiba di lokasi pendaftaran menaiki Barong, kesenian tradisional Sunda, yang diiringi oleh arak-arakan ratusan simpatisan.
Kedatangan calon pasangan yang dikenal dengan nama singkatan EDUN ini disambut dengan antusias oleh pendukungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Barong, yang merupakan simbol keberuntungan dan kekuatan dalam budaya Sunda, turut menambah kemeriahan suasana.
Arak-arakan yang mengiringi Edi Rusyandi dan Unjang As’ari mencerminkan dukungan yang kuat dari masyarakat dan simpatisan mereka.
Kehadiran mereka dengan Barong dan keluarnya ribuan pendukung menandakan semangat dan komitmen pasangan dalam menghadapi calon Pilkada mendatang.
“Penampilan kami dengan Barong dan arak-arakan ini adalah bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus menunjukkan semangat juang kami,” ujar Edi Rusyandi usai pendaftaran di Kantor KPU KBB, Kamis.
Dengan dukungan yang kuat dan semangat budaya yang kental, Edi Rusyandi dan Unjang As’ari siap menghadapi kompetisi Pilkada dengan penuh keyakinan.
Edi Rusyandi yang diusung oleh Partai Golkar dan Unjang As’ari dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.
Paslon EDUN ini mengaku tidak takut menghadapi lawan politik yang melibatkan kalangan artis.
Edi Rusyandi menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan politik serta modal sosial yang dimilikinya.
“Terus terang, kami ini dwitunggal pasangan dari kalangan aktivis santri dan juga dari kalangan santri,” ujar Edi.
Edi menjelaskan, motivasi mereka untuk maju dalam Pilkada adalah karena kepedulian terhadap kondisi KBB yang sudah 17 tahun menjadi daerah otonom serta masa depan KBB.
Menurutnya, mereka lebih memilih untuk maju sebagai aktivis dan santri dibandingkan terjun ke dunia politik sebagai artis.
“Tinggal tunggu waktunya saja,” tegas Edi mengenai strategi pemenangan mereka yang terus mendapatkan dukungan.
Sementara itu, calon wakil bupati Unjang As’ari menambahkan bahwa pertemuan pasangan EDUN yang melibatkan Partai Golkar, PKB, dan PPP memiliki semangat untuk mengenang KBB ke khittah tahun 2007-2008.
Menurut Unjang, pentingnya kelompok aktivis dalam pembangunan dan kemajuan KBB.
“Mekarnya Bandung Barat dan Kabupaten Bandung yang terjadinya percepatan pelayanan dan membangkitkan kesejahteraan bagi masyarakat KBB, itu poinnya,” ucap Unjang.
“Kalau bukan dari kalangan aktivis, KBB selamanya tidak akan berkembang dan maju,” tambahnya.
Dengan pendaftaran resmi ini, Edi Rusyandi dan Unjang As’ari siap bertarung dalam Pilkada untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi Kabupaten Bandung Barat.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








