SEKITARKITA.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat mulai menerapkan aplikasi E-Tamu guna mempermudah masyarakat yang ingin melakukan audiensi maupun kunjungan kerja ke lingkungan DPRD KBB.
Penerapan sistem digital tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan publik agar proses administrasi lebih tertib, efektif, serta transparan.
Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ricky Riyadi, menjelaskan bahwa aplikasi E-Tamu hadir untuk menggantikan mekanisme konvensional yang selama ini digunakan dalam pencatatan kunjungan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui sistem berbasis daring tersebut, masyarakat atau pihak yang ingin melakukan audiensi cukup mengisi formulir secara online melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh Sekretariat DPRD KBB.
“Dulu semua dilakukan secara manual, mulai dari konfirmasi lewat pesan singkat hingga pencatatan di kertas. Sekarang cukup akses link dan isi data. Kami bisa mengetahui jadwal serta jumlah tamu dengan lebih jelas,” ujar Ricky, beberapa waktu lalu dirilis, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, sistem manual sebelumnya kerap menimbulkan berbagai kendala administratif, seperti jadwal kunjungan yang bertabrakan atau data tamu yang tidak terdokumentasi secara rapi.
Dengan hadirnya aplikasi E-Tamu, setiap permohonan kunjungan yang masuk akan tercatat secara otomatis dalam basis data digital. Hal ini memudahkan pihak sekretariat dalam melakukan pemantauan, pengaturan jadwal, hingga evaluasi pelayanan kepada masyarakat.
Ricky menjelaskan, aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, mulai dari audiensi dengan anggota dewan, konsultasi kebijakan, kunjungan kerja, hingga agenda lain yang berkaitan dengan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Bandung Barat.
Selain mempermudah akses masyarakat, penerapan sistem ini juga diharapkan mampu memangkas proses birokrasi yang selama ini dinilai cukup panjang. Dengan sistem digital, respons terhadap permohonan kunjungan diharapkan menjadi lebih cepat dan terorganisir.
Tidak hanya menghadirkan aplikasi E-Tamu, Sekretariat DPRD KBB juga mengoptimalkan pemanfaatan laman resmi sebagai pusat informasi kegiatan dewan.
Melalui website tersebut, berbagai agenda DPRD akan dipublikasikan secara berkala, mulai dari kegiatan pengawasan, pembahasan peraturan daerah, hingga kerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami ingin website ini menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan, termasuk bagi rekan-rekan media yang membutuhkan data kegiatan dewan,” katanya.
Ricky menilai digitalisasi di lingkungan DPRD Kabupaten Bandung Barat merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi sekaligus langkah untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik di era teknologi digital.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran website resmi DPRD akan memudahkan kalangan media dalam memperoleh informasi mengenai kegiatan dewan.
“Rekan pers juga tidak susah mencari informasi tentang kegiatan dewan, karena sudah ada di website kami,” tuturnya.
Ke depan, Ricky berharap seluruh program di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih optimal melalui peningkatan koordinasi dengan pimpinan dan anggota dewan.
“Kami ingin memastikan pelayanan administrasi serta dukungan terhadap agenda DPRD bisa berjalan lebih baik dan maksimal,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








