Dugaan parkir liar di Cirata catut nama Karang Taruna, Dishub KBB beberkan faktanya

- Penulis

Sabtu, 13 April 2024 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi wisata air Waduk Cirata, KBB. (foto: istimewa)

i

Destinasi wisata air Waduk Cirata, KBB. (foto: istimewa)

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Pemuda yang mengatasnamakan Karang Taruna (Kartar) di bilangan Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga patok tarif karcis parkir tak wajar di area wisata Waduk Cirata pada momen libur Idulfitri 1445 H.

Hal ini diperkuat dengan penggalan foto kertas karcis berwarna hijau toska bertuliskan ‘Area parkir obyek wisata Cirata Roda Empat Rp20.000.00’ diiringi cap resmi Karang Taruna setempat.

Pada pemberitaan yang di terbitkan SekitarKita.id sebelumnya, ‘Viral! Tarif parkir patok Rp20 ribu, pengunjung ngaku kapok datang ke Cirata Bandung Barat’, sejumlah warga mempertanyakan aliran dana tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah penggalan foto karcis parkir area kawasan obyek wisata Cirata menyebar luas dan ramai tersebar di group WhatsApp dan viral bertebaran di media sosial (medsos).

Dimana tarif untuk satu unit kendaraan roda empat yakni berkisar Rp20.000.00 (dua puluh ribu rupiah). Hal ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Tiket karcis parkir di wisata Cirata Kabupaten Bandung Barat patok Rp20 ribu (foto: Instagram)
Tiket karcis parkir di wisata Cirata Kabupaten Bandung Barat patok Rp20 ribu (foto: Instagram)

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima mengklaim, pengelolaan parkir tersebut bukan dari Dishub, melainkan di kelola oleh tokoh pemuda dan pemerintah desa (pemdes) setempat.

Baca Juga:  ION Network Resmikan Data Center and Office Branch Bandung, Perkuat Infrastruktur Digital Jabar

Ia menjelaskan, faktanya, untuk pajak retribusi parkir di area wisata Cirata tidak masuk dalam kas pemerintah daerah (Pemda) Bandung Barat. Terkait tarif karcis di patok harga selangit, pihaknya akan terjun langsung kelokasi pasca viral di media sosial.

Related Posts

“Waalaikum salam, terkait keluhan pengunjung harga karcis parkir di wisata Cirata nanti kita cek kelapangan,” ujar Fauzan saat dihubungi kantor SekitarKita.id melalui aplikasi perpesanan, Sabtu 13 April 2024 sore.

“Soalnya yang mengelola bukan Dishub KBB, iya itu cap Karang Taruna dan pemdes setempat, retribusi enggak masuk kas daerah,” sambung Fauzan.

Dengan demikian, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada pihak terkait, dan melakukan diskusi serta mengedukasi kepada pengelola lahan parkir.

“Besok akan di cek kelapangan dan diedukasi pihak pengelolanya,” ujar Fauzan.

Baca Juga:  Bagi-bagi uang ketupat Lebaran, Ketua PWI KBB sebut penting jalin silaturahmi antar anggota

Usut punya usut, kasus dugaan pungutan parkir di area wisata Cirata dengan harga Rp20 ribu itu mencuat setelah seorang pengunjung dan pemudik lainnya mengunggah foto karcis parkir tersebut di media sosial (medsos).

Kasus ini pun menjadi atensi khusus bagi Pemda Bandung Barat, pasalnya jika hal ini dibiarkan begitu saja akan berdampak buruk pada destinasi wisata di wilayahnya.

Sampai berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi baik dari Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat maupun Pemerintah Kecamatan Cipeundeuy KBB terkait pungutan tarif parkir dengan harga selangit.

Sebagai informasi, lokasi Bendungan Cirata ini memiliki luas area sekitar 43.000 hektar, yang terbagi menjadi wilayah daratan seluas 37.000 hektar dan perairan 6.200 hektar.

Lokasi itu, mencakup tiga kabupaten, yakni Bandung Barat, Cianjur, dan Purwakarta. Pengunjung yang berwisata biasanya mendatangi lokasi utama di kawasan Kuliner Buangan, Cipeundeuy, Purwakarta.

Sejak beberapa tahun silam, Cirata telah menjadi objek wisata yang cukup populer. Bendungan ini punya keindahan panorama tersendiri sehingga cocok dijadikan tempat berlibur sambil melepas penat bersama keluarga. Terlebih di momentum Lebaran 2024 ini.

Baca Juga:  Prabowo Usai Hadiri APEC 2024: Jaga Perdagangan Bebas, Adil, Teratur



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 
Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Penghapusan Aset Daerah KBB Tak Bisa Sembarangan, Jeje Tegaskan Harus Transparan dan Akuntabel

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB