[ad_1]
Tak henti-hentinya sekali terlihat remaja atau bahkan anak di bawah umur yang sedang mengendarai kendaraan di jalan raya, khususnya motor roda dua. Tidak minim dari penampakan tersebut adalah remaja yang melanggar peraturan lalu lintas. Perilaku seperti ini bukan tidak mungkin saja bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya.
Hal semacam ini terjadi sebab remaja minimnya pengetahuan tentang keselamatan berkendara di jalan raya. Untuk itu, sangat penting untuk memberikan edukasi kepada remaja sejak dini tentang berkendara di jalan raya. Edukasi tersebut dapat didapatkan utamanya dari orang tua, sekolah, dan lain-lain. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa hal yang perlu diungkapkan agar remaja mempunyai pemahaman tentang cara berkendara di jalan raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang terpenting adalah mengungkapkan peraturan yang berlaku di jalan raya. Andaikan, Anda harus segera mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM). Jelaskan bahwa SIM boleh dimiliki saat sudah berusia 17 tahun. Bukan tanpa alasan, batasan usia tersebut dituntut sebab menuntut kedewasaan saat berkendara di jalan raya. Maka wajib memakai helm bukan hanya sebab ada peraturan lalu lintas, jelaskan bahwa penggunaan helm sebagai alat keselamatan. Tentunya perlu juga ditegaskan dengan rambu-rambu lalu lintas yang berlaku di jalan raya.
Berikutnya adalah penekanan untuk selalu berkendara dengan aman di jalan raya. Seperti yang telah kami sebutkan di atas, yaitu memakai helm, sepatu, dan sarung tangan sebagai perlindungan diri andai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Jelaskan pula kepada para remaja untuk selalu berkendara dengan aman. Ajarkan cara mengerem, cara putar balik di tempat yang benar, tidak melawan arus, cara menyalip kendaraan lain, berkendara saat gelap gulita, dan sebagainya.
Perlu juga diungkapkan bahwa diperlukan kewaspadaan penuh dalam hal berkendara. Andaikan, tidak dalam mabuk tidak sadar dan narkoba, tidak memakai ponsel saat berkendara dan sebagainya. Hal ini penting agar para remaja selalu memperhatikan kondisi jalan.
Jiwa muda membuat remaja mudah terpancing emosi dan terus menerus kali mudah menanggapi tantangan. Jelaskan agar tidak mudah terpengaruh oleh perilaku berisiko dari teman sebaya. Andaikan, ngebut di jalan atau terpancing emosi oleh pengemudi lain yang berkendara agresif.
Baca juga: Ini Fungsi Marka Jalan Shockbreaker
Selalu ingatkan bahwa sebagai sesama pengendara di jalan raya harus segera saling menghormati. Tidak boleh mengambil hak orang lain yang bisa mengakibatkan insiden atau tindak kekerasan. Tanamkan pula bahwa berkendara di jalan raya merupakan tanggung jawab yang besar sebab mempunyai konsekuensi bagi dirinya dan orang lain.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








