Gedung IKALUIN Jakarta Diresmikan, Kang Ace: Dilaksanakan Usai Pemilu Agar Tidak Digunakan untuk Kepentingan Politik

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Ace saat meresmikan Gedung IKALUIN Jakarta.

i

Kang Ace saat meresmikan Gedung IKALUIN Jakarta.

Organisasi, SekitarKita.id – Gedung Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (IKALUIN) Syarif Hidayatullah di Jakarta telah diresmikan, pada Minggu, 26 Mei 2024.

Tubagus Ace Hasan Syadzily sebagai Ketua Umum IKALUIN TB  berharap gedung tersebut bukan hanya jadi wadah silaturahmi saja, melainkan menjadi karir center bagi lulusan UIN Jakarta.

“Gedung yang diresmikan ini bagian dari proses panjang yang dibangun. Eksistensi gedung ini penting sekali bagi eksistensi alumni UIN Jakarta, bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga berfungsi sebagai karier center,” kata Kang Ace, sapaan akrab Tubagus Ace Hasan Syadzily.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kang Ace juga menyampaikan, bahwa gedung IKALUIN Jakarta ini seharusnya diresmikan tahun lalu. Namun karena di tahun politik, peresmian dilaksanakan seusai Pemilu 2024.

“Tujuannya agar gedung tidak digunakan untuk kepentingan politik, PIlpres dan Pileg. Sehingga saya menyarankan (peresmian dilaksanakan) setelah pemilu,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut.

Pria yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar ini menuturkan, secara anggaran, pembangunan gedung Alumni UIN Jakarta dibiayai oleh pemerintah yang dialokasikan untuk Kemenag. Karena itu, sebaiknya gedung ini diresmikan oleh Kemenag.

Baca Juga:  Rumah Unik Dikelilingi Galon Air Mineral Bekas

Namun karena Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tengah mewakili negara menghadiri pemilihan rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) sehingga tidak bisa hadir dan mendelegasikannya ke Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Prof Dr Abu Rokhmad.

“Karena itu, saya atas nama Ketua Alumni UIN Jakarta mohon kiranya Prof Abu Rokhmad mewakili Menteri Agama meresmikan gedung ini,” ujar Kang Ace.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengatakan, penilaian utama perguruan tinggi adalah bagaimana alumni bisa berkontribusi dalam dunia kerja.

“Jadi gedung ini, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Kang Ace yang berinisiasi betul, berupaya, sampai dititipkan anggaran dari Kemenag untuk membangun gedung Alumni UIN Jakarta ini,” kata Rektor UIN Syarif Hidayatullah.

Plt Dirjen Pendis Kemenag Prof Abu Rokhmad mengatakan, Kemenag mengikuti kick off meeting bertema Peta Jalan Pendidikan menuju Indonesia Emas 2045 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Kami (Kemenag) hadir bersama Kemendikbud, sayap kanan dan kiri pengelola pendidikan di Indonesia. Berbicara tentang pendidikan, kita selalu bicara tentang salah satunya adalah mutu, kualitas. Di Komisi VIII DPR sering disampaikan, mutu pendidikan kita dari berbagai sisi masih berada di level harus ditingkatkan,” kata Plt Dirjen Pendis Kemenag.

Baca Juga:  Indeks Kerukunan Bandung Barat Capai 65 Persen, Bakesbangpol Pastikan Kondisi Sosial Tetap Kondusif

Yang selalu didiskusikan adalah, ujar Prof Abu Rokhmad, kesetaraan dalam perlakuan dan penganggaran. Omong kosong, dua sayap ini, ibarat burung, pendidikan di Indonesia tidak akan terbang tinggi kalau sayap Kemenag dan Kemendikbud tidak sama-sama kuat.

“Untuk menopang tubuh pendidikan nasional kita dibutuhkan sayap yang kuat. Tidak mungkin satu saya saja yang dibutuhkan. Karena hanya satu saya saja, sayap kanan, mungkin bisa terbang, tapi tidak setinggi kalau dua sayap ini sama-sama kuat, sehat, dan mampu mengepak dengan tenaga yang full,” ujar Prof Abu.

Tahun ini, tutur Plt Dirjen Pendis, tahun ini, Indonesia memiliki presiden baru. Titipkan secara historis selesaikan diskusi mengapa pendidikan di Indonesia dikelola oleh dua kementerian. Tidak penting mempersoalkan siap dan atapnya apa.

“Tetapi yang terpenting adalah kesetaraan perlakuan, treatment, dan keadilan penganggaran. Selama ini ketiga hal itu belum pernah dilakukan. Kita coba apakah hipotesis, niatan ini mampu mendongkrak pendidikan kita,” tutur dia.

Selama ini, kata Prof Abu, Kemenag hanya mendapatkan anggaran pendidikan sekitar 9 persen dari Rp665 triliun atau 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga:  Viral Lansia Sakit Diangkut Ekskavator di Bandung Barat, Bupati Jeje Ungkap Fakta Sebenarnya 

Seusai peresmian gedung IKALUIN Jakarta, acara dilanjutkan dengan IKALUIN Award 2024: Kiprah Alumni untuk Bangsa.***



Berita Terkait

Konsolidasi Diperkuat, NasDem Jabar Targetkan KBB Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029
Pilkada Usai, Bupati Jeje Ajak NasDem KBB Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Peran Polri Dorong Produktivitas Petani KBB, Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional
Bak Pilkada Mini, Deri Tri Menang Telak di Pemilihan BPD Margajaya Ngamprah
Kalahkan Rival dalam Pemilihan Ketat BPD, Deri Siap Perjuangkan Anggaran untuk Margajaya Ngamprah 
Anggaran Rp3 Miliar Tak Seimbang dengan Target, KONI KBB Tetap Kejar Posisi 6 Besar Porprov Jabar
Dulu Kerja Serabutan, Kini Petani KBB Nikmati Panen Jagung Program Polri: “Orang Desa Rezeki Kota”
Pemkot Bandung Dukung Penuh Konprov PWI Jabar 2026, Siap Sambut Ribuan Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:39 WIB

Konsolidasi Diperkuat, NasDem Jabar Targetkan KBB Jadi Lumbung Suara Pemilu 2029

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pilkada Usai, Bupati Jeje Ajak NasDem KBB Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:54 WIB

Peran Polri Dorong Produktivitas Petani KBB, Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:30 WIB

Bak Pilkada Mini, Deri Tri Menang Telak di Pemilihan BPD Margajaya Ngamprah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Kalahkan Rival dalam Pemilihan Ketat BPD, Deri Siap Perjuangkan Anggaran untuk Margajaya Ngamprah 

Berita Terbaru