Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Wacana Perubahan Nama Kabupaten Bandung Barat, Ini Tujuannya

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menghadiri rapat Paripurna di momentum HUT KBB ke-18 (foto: istimewa)

i

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menghadiri rapat Paripurna di momentum HUT KBB ke-18 (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Wacana perubahan nama Kabupaten Bandung Barat mencuat dalam Sidang Paripurna Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat, yang digelar pada Kamis, 19 Juni 2025.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara terbuka mendorong rebranding nama daerah demi memperkuat daya tarik kultural dan ekonomi wilayah tersebut.

Menurut Dedi, nama “Bandung Barat” sulit untuk dibranding secara maksimal karena hanya merujuk pada arah mata angin, tanpa menggambarkan karakter khas dari wilayah itu sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dari sisi ilmu branding, Bandung Barat itu susah dibranding. Karena yang terbayang dari namanya hanya arah mata angin, bukan karakter wilayah. Apalagi persepsi orang berbeda-beda. Orang Lembang bilang ini Bandung Barat, orang Cianjur menyebutnya Bandung Timur, dan bagi orang Purwakarta ini justru Bandung Selatan,” ujar Dedi saat menyampaikan pidato di sidang paripurna.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menghadiri rapat Paripurna di momentum HUT KBB ke-18 (foto: istimewa)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menghadiri rapat Paripurna di momentum HUT KBB ke-18 (foto: istimewa)

Ia menambahkan, nama yang digunakan saat ini tidak mencerminkan identitas kultural maupun geografis secara spesifik. Bahkan, usulan alternatif seperti “Padalarang” atau “Mandalawangi” pun dinilai rentan menimbulkan penolakan karena ikatan lokalitas tiap kecamatan.

Baca Juga:  Pria Mirip Bahlil Viral, Diduga Terlihat Santai dengan Minuman Whisky Hibiki Seharga Rp 29 Juta

“Kalau pakai nama Mandalawangi, orang Padalarang bisa menolak. Begitu pun sebaliknya. Tapi kalau ada niat merubah nama demi kepentingan branding, saya siap bantu. Supaya ada daya tarik, wibawa, dan pengaruh,” lanjutnya.

DPRD KBB Sambut Positif Usulan Gubernur

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat, Sandi Supyandi, turut menyambut positif usulan tersebut. Menurutnya, perubahan nama adalah langkah strategis untuk menciptakan citra baru yang lebih kuat dan tidak lagi bergantung pada asosiasi dengan Kota Bandung.

“Saya setuju dengan usulan Pak Gubernur. Kita perlu citra baru yang mencirikan karakteristik budaya Bandung Barat. Dulu juga ada kepercayaan kalau anak sakit-sakitan harus diganti namanya supaya sembuh. Mungkin daerah juga begitu, dengan ganti nama bisa lebih sehat,” ujar Sandi.

Sandi juga mengusulkan nama Kabupaten Batulayang atau Kabupaten Gajah sebagai alternatif yang memiliki nilai historis kuat.

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 1802, wilayah yang kini dikenal sebagai Bandung Barat pernah memiliki nama Kabupaten Batulayang sebelum dilebur oleh Pemerintah Kolonial Belanda ke dalam wilayah Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Rotasi Mutasi Pejabat di Bandung Barat Belum Jelas, Meski Asesmen 15 Pejabat Sudah Rampung

“Kalau saya boleh usul, nama Batulayang bisa jadi pilihan. Itu nama yang punya nilai historis kuat. Dahulu, Kabupaten Batulayang mencakup wilayah Kopo, Rongga, hingga Cisondari,” jelasnya.

Tujuan dan Manfaat Branding Daerah

Wacana perubahan nama ini dinilai sejalan dengan konsep branding daerah, yaitu proses membentuk identitas unik suatu wilayah agar mudah dikenali oleh masyarakat luas. Branding daerah bertujuan untuk:

1. Meningkatkan citra: Menumbuhkan persepsi positif dan membanggakan.

2. Menarik investasi: Membuka peluang investasi dan bisnis di wilayah tersebut.

3. Mengembangkan pariwisata: Memancing minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

4. Meningkatkan kualitas hidup: Memberikan efek domino pada kesejahteraan masyarakat.

Contoh penerapan branding daerah antara lain pembuatan logo dan slogan daerah yang khas, serta pengembangan desain kota yang unik dan representatif.

Kajian Akademik dan Regulasi Masih Dibutuhkan

Meski mendapat dukungan, perubahan nama Kabupaten Bandung Barat tidak bisa dilakukan secara instan. Proses ini memerlukan kajian akademik mendalam, keterlibatan publik dalam konsultasi terbuka, serta pengesahan dari pemerintah pusat sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga:  Tangis Bahagia Inara Rusli Pecah saat Semua Tuntutan Dikabulkan Majelis Hakim

Dengan adanya momentum di Hari Jadi ke-18 ini, wacana rebranding nama Kabupaten Bandung Barat mulai menemukan pijakan kuat. Namun, kelanjutannya akan sangat bergantung pada sinergi antar-pemangku kebijakan dan dukungan masyarakat luas.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 
Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat
ATCS Bandung Barat Kerap Terkendala Internet, Dishub Evaluasi Bandwidth
Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026
Diduga Ada Pungli PTSL di Bandung Barat, Warga Ngamprah Diminta Rp500 Ribu untuk Pengukuran
Aksi Buruh di DPRD KBB: Pengawasan Ketenagakerjaan Dinilai Amburadul

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:20 WIB

Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIB

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:19 WIB

ATCS Bandung Barat Kerap Terkendala Internet, Dishub Evaluasi Bandwidth

Berita Terbaru

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB