Hari Otonomi Daerah 2026, DPRD Bandung Barat Dorong Optimalisasi Potensi Lokal untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Otonomi Daerah 2026, DPRD Bandung Barat Dorong Optimalisasi Potensi Lokal untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

SEKITARKITA.id – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Muhamad Mahdi, usai pelaksanaan upacara Hari Otonomi Daerah yang digelar di Lapangan Plaza Mekarsari, Senin (28/4/2026).

Upacara yang dipimpin Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), serta berbagai elemen pemerintahan daerah.

Menurut Muhamad Mahdi, pelaksanaan otonomi daerah selama tiga dekade telah memberikan ruang yang luas bagi pemerintah daerah untuk mengelola pembangunan sesuai karakteristik dan kebutuhan wilayah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peringatan Hari Otonomi Daerah bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengelola pemerintahan yang efektif, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahdi.

Ia menilai Kabupaten Bandung Barat memiliki berbagai potensi strategis yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga sumber daya alam yang melimpah.

Baca Juga:  Viral, Layanan TPA Sarimukti KBB Terhambat, Netizen: yang Penting Alun-alun Beres Akses Mah Nanti

Karena itu, DPRD Bandung Barat mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengoptimalkan potensi lokal agar mampu meningkatkan pendapatan daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Gedung DPRD KBB (Foto: ilustrasi / Abdul Kholilulloh)
Gedung DPRD KBB (Foto: ilustrasi / Abdul Kholilulloh)

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah tidak hanya diukur dari kemampuan pemerintah dalam menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang dibuat mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bandung Barat memiliki potensi besar untuk menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing. Namun hal itu harus didukung dengan pengelolaan yang baik, inovasi, serta kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.

Mahdi juga menekankan pentingnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan otonomi daerah. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang responsif.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan selama ini. DPRD berharap pemerintah daerah terus melakukan pembenahan di berbagai sektor guna mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Agus Nurjaman, Sang Inspirator Tenaga Kesehatan dari Bandung Barat Menuju Penghargaan Nasional

Dengan semangat Hari Otonomi Daerah 2026, DPRD Kabupaten Bandung Barat optimistis daerah ini mampu memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki untuk mewujudkan kemandirian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Bandung Barat di tingkat regional maupun nasional.

 



Berita Terkait

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif
Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas
Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”
Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen
Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar
Di Usia ke-19, DPRD KBB Targetkan Bandung Barat Jadi Pusat Pertanian Masa Depan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:46 WIB

Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:46 WIB

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB