IMF mengatakan misinya akan mengunjungi Pakistan bulan ini untuk membahas pinjaman baru Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Ariba Shahid

KARACHI (Reuters) – Misi Dana Moneter Internasional (IMF) diperkirakan akan mengunjungi Pakistan bulan ini untuk membahas program baru, kata lembaga pemberi pinjaman tersebut pada Minggu menjelang Islamabad memulai proses pembuatan anggaran tahunan untuk tahun anggaran berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakistan bulan lalu menyelesaikan program jangka pendek senilai $3 miliar, yang membantu mencegah gagal bayar negara, namun pemerintahan Perdana Menteri Shehbaz Sharif telah menekankan perlunya program baru yang berjangka lebih panjang.

“Sebuah misi diperkirakan akan mengunjungi Pakistan pada bulan Mei untuk membahas anggaran tahun fiskal 25, kebijakan, dan reformasi di bawah program baru yang potensial untuk kesejahteraan seluruh warga Pakistan,” kata IMF dalam tanggapan emailnya kepada Reuters.

Tahun keuangan Pakistan berlangsung dari bulan Juli hingga Juni dan anggarannya untuk tahun fiskal 2025, yang pertama oleh pemerintahan baru Sharif, harus diserahkan sebelum tanggal 30 Juni.

IMF tidak merinci tanggal kunjungan tersebut, maupun ukuran dan durasi program tersebut.

Baca Juga:  Saya Butuh 40 Tahun untuk Menyampaikan Suami Saya Yaitu Sahabat Yang terbaik Saya

“Mempercepat reformasi saat ini lebih penting daripada besarnya program, yang akan dipandu oleh paket reformasi dan kebutuhan neraca pembayaran,” kata pernyataan IMF.

Pakistan berhasil menghindari gagal bayar pada musim panas lalu, dan perekonomiannya yang bernilai $350 miliar telah stabil setelah selesainya program IMF terakhir, dengan inflasi turun menjadi sekitar 17% pada bulan April dari rekor tertinggi 38% pada bulan Mei lalu.

Negara ini masih menghadapi kekurangan fiskal yang tinggi dan walaupun negara ini telah mengendalikan defisit neraca eksternal melalui mekanisme pengendalian impor, hal ini mengakibatkan stagnasi pertumbuhan, yang diperkirakan akan berada pada kisaran 2% tahun ini dibandingkan dengan pertumbuhan negatif tahun lalu.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Reuters, Menteri Keuangan Muhammad Aurangzeb mengatakan negaranya berharap menyetujui bentuk pinjaman baru IMF pada bulan Mei.

Pakistan diperkirakan akan mencari setidaknya $6 miliar dan meminta pendanaan tambahan dari Dana di bawah Resilience and Sustainability Believe.

Baca Juga:  Korea Selatan menyiapkan sistem baru untuk mendeteksi brief promote ilegal Oleh Reuters

(Cerita ini telah diperbaiki untuk mengubah bulan menjadi Juni dari Agustus di paragraf 4)



[ad_2]

2024-05-06 01:07:25

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB