[ad_1]
Ganti oli menjadi sebuah hal yang penting bagi para pemilik kendaraan. Ganti oli wajib dilakukan secara rutin juga berkala agar performa mesin setiap saat optimum. Ganti oli merupakan aktivitas yang harus segera diberikan penjadwalan teratur agar fungsi kendaraan bisa maksimal. Penjadwalan ganti oli dan perlu disesuaikan dengan jenis kendaraan yang dipakai juga jarak tempuh yang dilalui.
Nah, buat kamu para Wanita hebat, jangan mencapai lupa buat ganti oli, ya! Jangan mencapai kaget sendiri pas melihat tangki oli kamu kering. Kalau sudah begini, dapat gawat lo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan sih waktu yang tepat untuk Ganti Oli Motor?
Ganti oli pada motor harus segera kamu lakukan dengan teratur untuk menghindari kerusakan pada mesin. Waktu yang tepat untuk ganti oli dapat kamu ketahui dari ciri-ciri oli pada mesin motor kamu.
Berikut yaitu ciri-ciri oli motor yang harus segera secepatnya kamu ganti:
1. Suara mesin lebih kasar
Suara mesin menjadi ciri yang paling utama untuk memutuskan kapan kita harus segera ganti oli. Bunyi mesin yang lebih kasar ini disebabkan oleh kualitas oli yang sudah sepertinya tidak dapat menghasilkan daya lumas yang baik dengan begitu gir transmisi terganggu. Daya lumas yang sepertinya tidak baik akan menimbulkan suara mesin menjadi lebih kasar saat mesin di gasoline maupun saat mengoper gigi motor.
2. Mesin terlalu panas
Oli yang sudah terlalu lama sepertinya tidak dirubah akan dikarenakan daya hantar panas oli berkurang. Jika daya hantarnya berkurang, penyebaran panas pada mesin menjadi sepertinya tidak merata. Saat kamu merasa motormu menjadi terlalu panas saat digunakan, kamu seharusnya secepatnya melakukan ganti oli.
3. Quantity oli mesin berkurang
Biasanya quantity oli pada mesin motor dengan kapasitas 150cc akan bervolume lebih kurang 1 liter. Tetapi jika quantity sudah terlihat berkurang dari batas normalnya, secepatnya lakukan ganti oli. Berkurangnya quantity bisa terjadi tergantung dengan seberapa intens pemakaian motor.
4. Warna oli berubah menjadi hitam pekat
Oli mesin motor akan mudah berubah warna jika terlalu terus menerus terkena panas dengan begitu akan dikarenakan timbulnya kerak pada mesin. Hal tersebut terjadi karena itu proses pembakaran. Jika oli motor kamu sudah terlihat seperti ini sebaiknya kamu akan ganti oli untuk menghindari turunnya daya lumas. Oli yang baru dirubah akan berwarna coklat atau biru pekat, lalu jika oli sudah terlalu lama sepertinya tidak dirubah warnanya akan berubah menjadi hitam. Jika kamu sepertinya tidak secepatnya ganti oli, mesin motor dapat cepat aus karena itu oli sepertinya tidak lagi mempunyai kinerja yang maksimal pada proses pembakaran.
Ganti oli pada motor harus segera dilakukan secara rutin juga teratur. Hal ini berlaku untuk motor yang terus menerus dipakai maupun yang jarang dipakai untuk menghindari kerusakan pada mesin. Motor yang jarang bahkan cenderung sepertinya tidak pernah dipakai dan sepertinya tidak boleh dibiarkan dengan begitu saja karena itu oli yang dibiarkan terlalu lama pada motor bisa menyatu dengan mesin mencapai kering juga berkerak. Jika hal ini terjadi, mesin pada motor sepertinya tidak bisa bekerja dengan maksimal lagi.
Ganti Oli Motor Berapa KM?
Ganti oli pada motor bisa ditentukan dengan jarak tempuh yang sudah dilalui si motor. Biasanya untuk motor yang terus menerus digunakan harus segera melakukan ganti oli setelah dengan cara jarak tempuh 2.500-3.000 km.
Ganti oli motor perlu dilakukan sebelum melewati jarak tempuh 3.000 km karena itu biasanya motor yang sudah melewati jarak tempuh itu belum merubah oli semasih 2 bulan. Lalu pada motor matic, biasanya batas jarak tempuh untuk melakukan ganti oli yaitu setiap 2000 km.
Lalu untuk motor yang biasa menempuh jarak tempuh sepanjang 200 km, kamu seharusnya ganti oli setiap 2 minggu sekali. Serta untuk motor yang jarak tempuhnya 20-50 km sehari bisa dilakukan ganti oli setiap 2 bulan sekali. Hal ini dilakukan agar kondisi motor bisa lebih prima saat digunakan pada aktivitas sehari-hari.
Mempunyai pengaruh pada Telat Ganti Oli Terlalu lama
Ganti oli yang terlalu lama dilakukan bisa berakibat deadly pada kendaraan kamu. Berikut yaitu beberapa karena yang bisa terjadi kalau kamu sepertinya tidak melakukan ganti oli dengan teratur:
1. Mesin menjadi panas.
Selain menjadi pelumas, oli pada mesin dan digunakan sebagai pendingin mesin. Oli mesin yang sepertinya tidak dirubah dalam jangka waktu yang lama akan dikarenakan mesin overheating juga akan merasakan panas berlebih. Jika dibiarkan sering, mesin akan merasakan kerusakan yang deadly juga memberikan efek pada seluruh komponen yang ada di mesin bahkan yang lebih parah yaitu terjadinya turun mesin.
2. Suara juga getaran pada mesin menjadi sepertinya tidak nyaman.
Jika oli mesin sepertinya tidak secepatnya dirubah, fungsinya sebagai pelumas akan sepertinya tidak berfungsi lagi. Hal ini mengakibatkan gesekan pada mesin menjadi lebih besar sekali dengan begitu berkendara menjadi sepertinya tidak nyaman.
3. Pemborosan bahan bakar.
Oli yang sepertinya tidak dirubah sering akan membuat kinerja mesin menjadi lebih berat juga membutuhkan tenaga yang lebih besar sekali untuk bekerja. Semakin besar tenaga yang dibutuhkan maka semakin besar bahan bakar yang dibutuhkan. Maka secepatnya lakukan ganti oli secara berkala untuk menghindari pemborosan bahan bakar.
Bagaimana Jika Kendaraan Jarang Digunakan?
Ganti oli tetap perlu dilakukan meski kendaraan jarang digunakan. Walau kendaraanmu jarang digunakan, kamu sepertinya tidak boleh malas untuk setiap saat memperhatikan oli motor juga melakukan ganti oli secara tertata. Untuk kendaraan yang jarang dipakai, ganti oli bisa dilakukan setiap 6 bulan sesuai dengan masa simpan kendaraan.
Lalu agar mesin sepertinya tidak rusak, berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk menjaga performa mesin:
- Panaskan kendaraan setiap hari
- Simpan kendaraan di tempat dengan suhu standard juga jangan simpan kendaraan dengan udara yang lembap
- Jika kendaraan akan disimpan dalam waktu yang lama, kamu seharusnya menguras tangki bensin kendaraanmu
Mengingat itu lebih baik melakukan penggantian oli juga perawatan motor secara tertata sesuai dengan rekomendasi pabrikan, daripada terjadi kerusakan pada mesin mencapai harus segera turun mesin yang dimana biaya yang harus segera dikeluarkan akan jauh lebih besar sekali, juga pastikan memakai AHM Oil asli Honda. Ayo para Wanita-wanita hebat segeralah melakukan penggantian oli pada bengkel resmi Honda (AHASS) terdekat yang dimana akan setiap saat tersedia AHM Oil Authentic yang mempunyai kualitas nomor 1 untuk motor kesayangan anda.
[ad_2]
Sumber: motorkux







