Bandung Barat | SekitarKita.id,-Sejumlah musisi dangdut mengadakan bakti sosial (baksos) dijalan raya Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ahad 17 Maret 2024. Hasil donasi seluruhnya disumbangkan ke yayasan yatim piatu.
Musisi dengan mengatasnamakan GMS sound group yang mayoritas warga KBB ini sukarela melakukan aksi sosial, di momentum bulan suci Ramadhan 2024 ini, dijadikan oleh mereka ajang mencari kebaikan. Dan berharap mendapat ridho dari ilahi Robbi.
Dengan formasi lengkap, keyboard, kendang, gitar, bas dan 3 penyanyi silih berganti mendendangkan lagu-lagu khas Sunda dan juga dangdut didukung sound yang menggelegar. Tak sedikit pengendara yang melintas merasa terhibur dengan pertunjukan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak ada wadah bagi para musisi lokal yang membuat mereka harus turun ke jalan, kurangnya perhatian dari pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat ini memicu mereka untuk bisa mandiri.
Oleh sebab itu, mereka para musisi mengadakan baksos tanpa dukungan pemerintah, kegiatan tersebut juga memang kerap dilakukan oleh mereka di setiap bulan Ramadhan. Hasil semua donasi akan di sumbangkan kepada yang membutuhkan.
Terlepas hal itu, salah seorang pengendara motor yang melintas, Yuda merasa terhibur dengan aksi sosial yang bisa dibilang unik di Bandung Barat. Dengan konsep menarik ala konser mini membuat warga dan pengendara penasaran.
“Unik banget, nyanyi di pinggir jalan dengan formasi lengkap, sound nya juga enggak terlalu keras, malah saya pikir itu hajatan. Keren sih,” kata Yuda saat ditemui dilokasi, Minggu sore.
Selain dari pada itu, kata dia, baksos dengan ngencleng diiringi nyanyian dangdut merupakan sebuah hiburan menjelang berbuka puasa.
“Ya itung-itung hiburan jelang berbuka puasa, dan mereka juga tertib sambil mengatur jalan arus lalulintas didua arah (Batujajar-Cililin),” ujar dia.
Sementara itu, Deti pendangdut asal Batujajar KBB mengatakan, kegiatan ini memang sering dilakukan saat bulan Ramadhan dari tahun ke tahun. Dibawah naungan abah Aang sebagai pemilik GMS sound group, sejauh ini kegiatan tersebut berjalan lancar.
“Hasilnya ngencleng dikumpulkan di ketua GMS abah Aang, nanti disalurkan ke anak yatim-piatu dan duafa wilayah Cangkorah Batujajar. Nanti saat penyaluran ke yatim piatu semua terlibat dan ada dokumentasi nya juga,” ujar Deti.
Ia menyebut, sejauh ini dukungan dari pemerintah daerah sendiri hanya sebatas meliputi perijinan dari tingkat RT/RW, Babinsa dan Polsek setempat.
“Alhamdulillah banyak dukungan seperti perijinan dalam mengadakan kegiatan tersebut, seperti Karang Taruma setempat selebihnya dukungan dari para musisi dan seniman seniwati,” tandasnya.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








