Lokasi Kumuh Terdapat Botol Miras, kini Disulap Jadi Tempat Ibadah di Bandung Barat

- Penulis

Jumat, 11 November 2022 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Darul Amanah dulunya tempat kumuh dan terdapat botol miras berserakan, kini disulap menjadi tempat ibadah. (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Darul Amanah dulunya tempat kumuh dan terdapat botol miras berserakan, kini disulap menjadi tempat ibadah. (foto: Abdul Kholilulloh)

BANDUNG BARAT | SekitarKita.id – Darul Amanah adalah lokasi madrasah dijalan Pamoyanan, RT 04/13 Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang disulap menjadi tempat ibadah konon dulunya kumuh dan terdapat botol minuman keras (miras) berserakan.

Bangunan yang berukuran kurang lebih 8×6 meter persegi dengan luas tanah sekitar 15 tumbak terdapat dua bangunan saung ber bilik bambu itu terdapat botol minuman keras kala dua tahun kosong semenjak pemilik meninggal dunia.

Dede Hidayat (25) seorang guru ngaji sekaligus pewaris hak tanah mengatakan, gubuk tua yang sudah lapuk rapuh itu dulunya rumah tunggal sesepuh dikawasan Cisarua yang tak lain adalah kakeknya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dimana rumah itu merupakan milik sang kakek, bangunan tersebut kosong sejak dua tahun semenjak pemiliknya meninggal dunia. Sekitar tahun 2020 rumah tinggal beserta tanahnya yang dihibahkan itu mulai digunakan untuk membuka tempat mengaji gratis bagi anak-anak,” kata Dede kepada SekitarKita.net. Jum’at (11/11/2022).

Dede Hidayat, guru ngaji.
Baca Juga:  Insiden Penarikan Paksa Kendaraan di Cimahi, Korban Laporkan Debt Collector ke Polisi 

Ia menyebut, pihaknya sangat ingin memiliki sebuah pesantren gratis sehingga memulainya dari bawah dengan memanfaatkan bangunan usang milik mendiang kakeknya.

“Jadi ini 2 tahun kosong enggak terurus. Setelah saya lulus kuliah tahun 2020 saya datang ke sini beres-beres membersihkan lokasi itu banyak botol minuman keras tertumpuk di ruang itu, diduga disini dijadikan tempat ngumpul dan mabok semenjak kosong,” sebutnya.

Atas dasar keinginan yang kuat dan restu keluarga, Dede sepakat untuk membangun sebuah pesantren gratis untuk anak-anak. Kerja kerasnya kini membuahkan hasil.

“Saya punya cita-cita besar memiliki pesantren gratis, alhamdulillah sekarang bangunan itu dimanfaatkan untuk madrasah dan mengaji anak-anak disini meskipun kondisi kecil dan sedikit usang,” tuturnya.

Dede tak menampik kondisi itu, dari awal digunakan, ia sama sekali tidak mengubah bangunan tersebut karena tidak ada dana. Namun ia memiliki tekad kuat untuk membuka tempat pengajian bagi anak-anak.

“Awalnya ada dua anak yang mengaji di Darul Amanah. Namun seiring waktu jumlah anak di sekitar Padaasih yang menimba ilmu agama di sini terus bertambah, sekarang ada 35 orang anak kang,” bebernya.

Baca Juga:  Andre 3000 tentang Mengapa Dia Ingin Dikurangi Dari Catatan 'Donda' Kanye West

Pemuda lulusan Universitas Gunung Dijati (UIN) Bandung ternyata aktif mengajar disejumlah sekolah di Bandung Barat.

Semakin hari, bangunan tempat puluhan anak-anak itu mengaji semakin lapuk. Kerusakan terus bertambah, dari mulai dinding tembok jebol hingga yang terakhir atap bagian belakang.

“Kalau rusaknya udah lama, kami belum bisa memperbaikinya secara keseluruhan. Sekarang alhamdulillah sedikit-sedikit ada donatur yang ngasih bantuan kaya semen,” ujar Dede

Terkadang, kata Dede, pihaknya menyadari bahaya mengancam keselamatan anak-anak karena melihat kondisi bangunan memprihatinkan. Sesekali ia ingin meliburkan muridnya dikala hujan deras mengguyur.

“Di satu sisi saya ingin meliburkan tapi anak-anak selalu semangat sehingga saya juga lebih semangat, orang tua murid juga mendukung mereka tetap mengaji,” terangnya.

Dede memililiki niatan untuk memperbaiki bahkan memperluas Madrasah Darul Amanah. Ia berharap ada orang baik yang bersedia membantunya untuk mewujudkan itu.

Kendati itu, pihaknya bertujuan agar anak-anak bisa mengaji dengan aman dan nyaman tanpa dihantui bahaya akibat kondisi bangunan yang rusak.

“Mudah-mudahan ada hamba Alloh lagi yang tergerak hatinya,” ucapnya.

Baca Juga:  Bacakada Bandung Barat Didik-Gilang Jalani Pemeriksaan Kesehatan Menjelang Pilkada 2024

Sementara itu, Pandu Pratama (10) salah seorang anak murid menceritakan pengalaman berharga saat mengaji ditempat tersebut.

Semula ia diajak teman mengajinya yang ternyata sudah duluan menimba ilmu disana.

“Seneng ajah disini rame, sudah dari 2021 udah ngaji di sini, awalnya diajak temen,” kata Pandu kepada SekitarKita.net.

Pandu Pratama

Dengan nada lirih Pandu menceritakan lebih jauh pengalaman mengaji di Darul Amanah, ia dan teman-temannya mulai datang menimba ilmu pukul 15.30 WIB sore.

“Saya berangkat mulai jam 3 sore biar enggak telat, setiap harinya,” terang Pandu dengan gaya bahasa kanak-kanaknya.

Kini Pandu tengah menghafal tajwid dan hafalan Qur’an yang kerap sering di ajarkan sang guru.

“Alhamdulillah sudah bisa hafalan Qur’an dan tajwid kang, orang tua juga seneng dan mendukung saya mengaji disini,” pungkas Pandu.



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas
Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas
Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan
No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan
Jelang Pemilu 2029, NasDem KBB Optimistis Hadapi Verifikasi Partai Usai Dikunjungi KPU dan Kesbangpol
Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG
Pesan Menohok Zulhas di Pelantikan PAN Jabar, Target Tembus Tiga Besar Pemilu 2029
Dedi Mulyadi Puji Loyalitas PAN kepada Prabowo, Sebut Kesetiaan Jadi Kekuatan Politik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD KBB Soroti Sekolah Rusak dan Layanan Kesehatan, Minta Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bupati Jeje Soroti Kuota Haji Bandung Barat 2026 Anjlok, Pelayanan Jemaah Lansia Jadi Prioritas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15 WIB

Kuota Haji Bandung Barat 2026 Turun Drastis, Hanya 89 Jemaah Diberangkatkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

No Viral No Justice? Sampah Menggunung di Ngamprah Bandung Barat Baru Diangkut Setelah Jadi Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13 WIB

Warga Ngamprah Bandung Barat Resah, Sampah Menggunung Timbulkan Bau Busuk hingga Ganggu Aktivitas MBG

Berita Terbaru