SekitarKita.id– Di usia senjanya yang menginjak 66 tahun, Mak Atikah harus menjalani kehidupan yang penuh kesulitan. Lansia ini terpaksa tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni (rutilahu), dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Rumah berukuran 4×5 meter yang ditempati Mak Atikah bersama anaknya kini hampir roboh. Ia tinggal di Kampung Jati Udik 1, RT 02/RW 01, Kelurahan Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
Pemantauan dilokasi, dinding rumahnya terbuat dari anyaman bambu yang sudah bolong di beberapa bagian, lantainya masih berupa tanah, dan atapnya yang bocor hanya ditutupi terpal biru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, rumah tersebut tak memiliki kamar mandi, cuci, dan kakus (MCK), membuat kondisi kehidupan mereka semakin sulit. “Kalau hujan takut, apalagi angin kencang, khawatir rumah ini ambruk,” ungkap Atikah dengan penuh kekhawatiran saat ditemui dikediamannya, Kamis (24/10/2024).
Sejak suaminya meninggal puluhan tahun lalu, Mak Atikah harus berjuang sendiri menghidupi keluarganya. Meski begitu, dia tidak pernah mengeluh atau merasa kecewa meski jarang mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Saya tidak pernah kecewa atau kesal, walau tidak pernah mendapatkan bantuan. Dengan keadaan seperti ini pun sudah cukup,” ucapnya penuh keikhlasan.
Bantuan dari pemerintah pernah dirasakannya sekali, namun hingga kini ia tak lagi mendapatkan bantuan apapun. Kondisi ini mengingatkan kita pada permasalahan kemiskinan ekstrem yang semakin memprihatinkan di wilayah Kabupaten Karawang.
Banyak warga berpenghasilan rendah mengeluhkan bantuan sosial yang dirasa kurang merata.
Meski kehidupannya serba terbatas, Mak Atikah tetap menjalani hari-harinya dengan semangat. Ia bekerja serabutan, menawarkan jasanya kepada siapa saja yang membutuhkan tenaga.
Hasil yang didapatnya pas-pasan, namun ia tetap bersyukur. “Alhamdulillah, untuk makan sehari-hari kita berdua sudah terbiasa hidup mandiri,” jelasnya.
Sebagai kepala keluarga, Atikah berharap adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Karawang. “Kami berharap pemerintah Karawang bisa membantu kondisi rumah saya, agar kami bisa merasakan manfaat dari program bantuan pemerintah,” pungkasnya penuh harap.
Kisah Mak Atikah menjadi cerminan dari banyaknya masyarakat kurang mampu yang masih membutuhkan perhatian dan bantuan agar bisa hidup layak, terutama di masa tua mereka.
Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak desa maupun pemerintah Karawang terkait kondisi rumah Mak Atikah.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho







