Makna HUT RI ke-77, Gubernur Ridwan Kamil: Momentum Kebangkitan Indonesia Menuju Negara Adidaya

- Penulis

Kamis, 18 Agustus 2022 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat prosesi pengibaran bendera merah putih HUT RI ke-77 (foto: Hummas Jabar)

i

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat prosesi pengibaran bendera merah putih HUT RI ke-77 (foto: Hummas Jabar)

Kota Bandung, SekitarKita.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77  Republik Indonesia di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (17/8/2022).

Pelaksanaan upacara dilakukan dengan khidmat, dan bertindak selaku Komandan Upacara Peringatan 17 Agustus, yaitu Kadislog Lanud Husein Sastranegara Letkol Kal Yulianto.

Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil memberikan piagam penghargaan pendidikan antikorupsi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ridwan Kamil, perayaan HUT ke-77 RI merupakan momen penting dalam mencapai mimpi Indonesia menjadi negara adidaya di tahun 2045 dalam melawan berbagai tantangan yang ada.

“Mari kita jadikan perayaan kemerdekaan yang ke-77 ini sebagai momentum kebangkitan semangat untuk menghadapi beragam tantangan dalam membangun Indonesia yang lebih maju, menuju Indonesia adidaya (superpower),” kata Ridwan Kamil.

“Perayaan tiap tanggal 17 Agustus bagi kita bukan hanya sekadar perayaan memperingati hari kemerdekaan. Perayaan ini juga merupakan momentum penting refleksi arti perjuangan para pendahulu kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, dan lebih penting lagi bagaimana kita mengisinya dengan sungguh-sungguh,” sambungnya.

Baca Juga:  Kang Ace Serahkan Bantuan Lumbung Sosial Bencana Rp321 Juta, dan Ajak Warga KBB Simulasi Kampung Siaga Bencana

Dalam sambutannya, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menuturkan, bahwa pelaksanaan upacara di Jabar berlangsung khidmat.

Ia pun menegaskan, upacara ini jangan hanya dijadikan sebagai seremonial semata, melainkan untuk membangkitkan semangat bangsa Indonesia dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di kehidupannya.

Related Posts

“Perlu kita hayati bersama, upacara ini tak hanya sekadar seremonial untuk mengenang jasa perjuangan para pahlawan, melainkan bertujuan untuk membangkitkan semangat kebangsaan seluruh masyarakat yang berlandaskan nilai-nlai Pancasila untuk membangun bangsa,” ungkap Kang Emil.

“Bangsa kita adalah bangsa yang kuat dan pantang menyerah. Terbukti dari berbagai upaya yang dilakukan para pendahulu saat memperjuangkan kebebasan dari penjajahan,” tuturnya.

Ia mengajak masyarakat yang hadir di tepian Lapangan Gasibu dan juga seluruh stakeholders untuk meneladani sikap pantang menyerah pahlawan.

Baca Juga:  Adhitia Yudisthira Bidik Penguatan Perikanan Perkotaan Lewat BBI Cibabat Cimahi

“Daya juang yang ditunjukkan oleh para pahlawan wajib kita teladani dan kita contoh dalam mengisi kemerdekaan hari ini. Indonesia sebagai bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dan pendahulu, jangan pernah menganggap kecil capaian bangsa ini,” tandasnya.

Ia menjelaskan pula bahwa tahun ini merupakan tahun ketiga perayaan kemerdekaan dalam situasi pandemi. Namun begitu, kondisi saat ini jauh lebih terkendali karena sudah memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi.

“Jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, Indonesia tergolong sukses dalam pengendalian penyebaran virus COVID-19. Ini semua tentu berkat upaya bersama dan kolaborasi mendorong inovasi dalam menyelesaikan ragam persoalan yang ditimbulkan oleh pandemi ini,” pungkasnya.

Upacara Peringatan HUT ke-77 RI ini dihadiri oleh Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat, Kapolda Jabar Irjen Suntana, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, Kajati Jabar Asep Mulyana, dan jajaran Forkopimda.*** (Daim)



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Berita Terbaru