Melambatnya perekonomian world berarti peningkatan pendapatan yang lebih kecil dalam anggaran Australia Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

SYDNEY (Reuters) – Lemahnya perekonomian world dan melambatnya perekonomian dalam negeri merupakan salah satu alasan Australia akan melaporkan peningkatan pendapatan yang lebih kecil dalam anggaran federal untuk tahun yang berakhir 30 Juni dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata pemerintah pada Minggu.

Pemerintahan Partai Buruh diperkirakan akan melaporkan surplus anggaran pada tanggal 14 Mei, meskipun pada bulan Maret pemerintah menyatakan bahwa peningkatan pendapatan akan lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya karena harga komoditas turun dan pasar tenaga kerja melemah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari Minggu, dikatakan bahwa peningkatan penerimaan pajak dalam anggaran, tidak termasuk pajak barang dan jasa, diperkirakan mencapai lebih dari A$100 miliar ($66,08 miliar) di bawah rata-rata peningkatan sebesar A$129 miliar dalam tiga anggaran terakhir.

Dampak yang diharapkan adalah melemahnya perekonomian world, perekonomian dalam negeri yang lebih lambat, melemahnya pasar tenaga kerja dan rendahnya harga komoditas, katanya.

“Kami realistis mengenai tantangan yang dihadapi perekonomian dan anggaran kami – termasuk tidak mengharapkan peningkatan pendapatan besar-besaran seperti yang kita lihat dalam pembaruan anggaran baru-baru ini,” kata Bendahara Jim Chalmers dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Akankah Kita Melihat Kesetaraan? Oleh Making an investment.com

Chalmers sebelumnya menyebutkan melemahnya harga komoditas, khususnya bijih besi ekspor utama, dan meningkatnya pengangguran sebagai pendorong utama perubahan ini. Tingkat pengangguran Australia mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir sebesar 4,1% pada bulan Januari.

Pada bulan April ia memperingatkan bahwa peristiwa di Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap perekonomian world dan akan mempengaruhi anggaran pemerintah pada bulan Mei.

($1 = 1,5133 dolar Australia)

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.



[ad_2]

2024-05-06 04:10:18

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB