Morgan Stanley memangkas lusinan pekerjaan perbankan investasi di Asia-Pasifik, kata sumber Oleh Reuters

- Penulis

Rabu, 17 April 2024 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

HONG KONG (Reuters) – Morgan Stanley memangkas setidaknya 50 karyawan perbankan investasi di Asia Pasifik, kata tiga sumber, menjadi financial institution terbaru di antara bank-bank international yang mengurangi operasinya di wilayah tersebut terutama karena kemerosotan pasar Tiongkok.

PHK ini berdampak pada sekitar 13% dari 400 tenaga kerja perbankan investasi Asia milik Wall Side road di wilayah tersebut, menurut salah satu sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para bankir yang berbasis di Hong Kong dan Tiongkok daratan akan terkena dampak paling besar, kata mereka. Semua sumber menolak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.

Juru bicara Morgan Stanley menolak berkomentar.

Bloomberg pertama kali melaporkan PHK pada hari Rabu.

Pemotongan ini merupakan salah satu yang terbesar bagi tim perbankan investasi yang berfokus di Tiongkok dan mengikuti langkah serupa yang dilakukan oleh bank-bank lain yang juga terkena dampak penurunan aktivitas pembuatan kesepakatan di Tiongkok di tengah perlambatan perekonomian.

Pada bulan Januari, Financial institution of The united states memberhentikan sekitar 20 bankir di wilayah tersebut, menyusul banyaknya perampingan financial institution investasi yang dilakukan oleh UBS, Citigroup dan perusahaan butik lainnya.

Baca Juga:  Analisis-Tabungan mungkin bukan senjata tremendous Eropa dalam pertarungan ekonomi Oleh Reuters

Morgan Stanley pada hari Selasa melaporkan laba kuartal pertama sebesar $2,02 according to saham, berada di atas perkiraan rata-rata analis sebesar $1,66, menurut information LSEG.

Overall pendapatan financial institution meningkat menjadi $15,14 miliar dibandingkan dengan $14,5 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan perbankan investasi naik 16% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.

© Reuters.  FOTO FILE: Logo perusahaan perusahaan keuangan Morgan Stanley digambarkan di kantor pusat dunia perusahaan tersebut di New York, AS, 17 April 2017. REUTERS/Shannon Stapleton/File Photo

Di kawasan Asia-Pasifik, biaya konsultasi merger dan akuisisi untuk financial institution tersebut pada kuartal pertama turun 41,5% menjadi $30,4 juta, menurut information yang dikumpulkan oleh LSEG.

Biaya pasar modal ekuitas financial institution – termasuk Jepang – bernilai $68,5 juta untuk kuartal pertama, information LSEG menunjukkan, naik 26,3% dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2023.



[ad_2]

2024-04-17 15:12:11

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru