Paramount dapat mengakuisisi Skydance dalam kesepakatan seluruh saham senilai $5 miliar, lapor WSJ Oleh Reuters

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Reuters) -Kesepakatan antara Paramount World dan Skydance Media dapat membuat konglomerat media mengakuisisi studio independen

dalam transaksi seluruh saham senilai sekitar $5 miliar, Wall Boulevard Magazine melaporkan pada hari Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan ketentuan yang sedang dibahas, Nationwide Amusements, yang mengendalikan Paramount, akan menerima lebih dari $2 miliar tunai pada langkah pertama transaksi, menurut laporan tersebut.

Secara terpisah, Skydance dapat memberikan suntikan dana dalam jumlah besar kepada Paramount, pemilik studio movie Paramount Footage, untuk meningkatkan neraca keuangannya dan membantu membayar utang, kata Magazine, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Paramount dan Skydance tidak menanggapi permintaan komentar Reuters atas laporan WSJ di luar jam kerja. Nationwide Amusements dan pemegang saham pengendalinya Shari Redstone tidak dapat segera dihubungi.

Anggota dewan Paramount setuju untuk mengadakan pembicaraan merger eksklusif dengan Skydance Media, mendukung studio independen tersebut atas tawaran $26 miliar dari perusahaan ekuitas swasta Apollo World Control (NYSE:), Reuters melaporkan pada hari Rabu.

Baca Juga:  Morgan Stanley menjanjikan $20 juta untuk inisiatif kesehatan psychological anak-anak Oleh Reuters

Dengan menggabungkan kedua perusahaan, entitas gabungan akan memiliki lebih banyak fleksibilitas mengenai apa yang dapat dilakukan dengan waralaba tersebut, kata WSJ, seraya menambahkan bahwa Redstone akan mendapatkan uang tunai sementara investor dengan saham tanpa hak suara akan mendapatkan saham di perusahaan gabungan tersebut.

Pembicaraan kesepakatan tersebut lebih maju daripada tawaran dari Apollo, dan jika berhasil, akan mengakhiri kendali Shari Redstone atas kerajaan media yang dibangun oleh ayahnya, mendiang Sumner Redstone. Perjanjian tersebut memberi Skydance 30 hari pembicaraan eksklusif dengan Paramount.

© Reuters.  FOTO FILE: Figur mainan orang terlihat di depan logo Paramount + yang terpampang, dalam ilustrasi ini diambil 20 Januari 2022. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Skydance dipimpin oleh David Ellison, putra salah satu pendiri Oracle (NYSE:), Larry Ellison, dan sedang berupaya membeli Nationwide Amusement yang secara langsung atau tidak langsung memiliki sekitar 77% saham kelas suara Paramount.

Penjualan tersebut bergantung pada kemampuan Ellison untuk menggabungkan Skydance dan Paramount World.



[ad_2]

2024-04-06 09:32:59

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru