Pasca Viral, KSPI Soroti PHK Massal Gudang Garam, Ini Penyebabnya

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (tengah) buka suara soal isu PHK PT Gudang Garam. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

i

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (tengah) buka suara soal isu PHK PT Gudang Garam. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

SEKITARKITA.id– Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Gudang Garam, Kediri, tengah menjadi sorotan publik usai viral di media sosial.

Video yang menampilkan karyawan perusahaan rokok itu saling berpelukan sambil menangis menuai reaksi luas, termasuk dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Iqbal mengaku pihaknya masih melakukan verifikasi terkait kabar PHK tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami baru dapat kabar telah terjadi PHK buruh di PT Gudang Garam, kami akan cek dulu,” ujar Iqbal dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (tengah) buka suara soal isu PHK PT Gudang Garam. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (tengah) buka suara soal isu PHK PT Gudang Garam. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Menurut Iqbal, jika kabar tersebut benar, hal itu menunjukkan adanya penurunan daya beli masyarakat yang berdampak langsung pada produksi pabrik rokok.

Ia menambahkan, beberapa faktor lain juga bisa menjadi pemicu terjadinya PHK massal.

“Antara lain, menurunnya pasokan tembakau yang masuk ke pabrik, kurangnya inovasi produk untuk menyesuaikan dengan tren pasar. Kenaikan cukai rokok yang semakin membebani industri,” ujarnya.

Baca Juga:  Sempat Disegel Diduga Pabrik Cemari Situ Ciburuy, Satpol PP KBB: Sudah Beroperasi Lagi
Related Posts

Iqbal menegaskan, PHK bukan hanya berdampak pada pekerja pabrik, tetapi juga pada ekosistem lain seperti petani tembakau, pekerja logistik, sopir, hingga pemilik kontrakan tempat buruh tinggal.

Dalam pernyataannya, Iqbal mendesak pemerintah untuk turun tangan menyelamatkan industri rokok nasional dan puluhan ribu buruh yang terancam kehilangan pekerjaan.

“Selamatkan industri rokok nasional, selamatkan puluhan ribu buruh yang terancam PHK, sambil tetap dijaga kampanye kesehatan,” tandasnya.

Viral di Media Sosial

Isu PHK Gudang Garam mencuat usai video yang diunggah akun X (Twitter) @Jateng\_Twit pada Sabtu (6/9/2025) memperlihatkan momen haru pekerja yang saling bersalaman dan berpelukan.

Dalam unggahan tersebut tertulis, “Momen haru PHK karyawan PT Gudang Garam 14 tahun sudah perjalanan bersama PT Gudang Garam.”

Baca Juga:  Rizky Febian Memukau Pengunjung di Beauty Expo and Festival Ekraf Bandung Barat

Hingga saat ini, pihak PT Gudang Garam belum memberikan keterangan resmi terkait kabar yang viral tersebut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : YouTube Sekretariat Presiden

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terbaru