Pembuat kendaraan listrik Nikola mengalahkan perkiraan pengiriman truk hidrogen pada kuartal pertama Oleh Reuters

- Penulis

Jumat, 5 April 2024 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Reuters) -Nikola melampaui perkiraan pengiriman rig hidrogen besarnya pada kuartal pertama, sebuah tanda bahwa perusahaan tersebut membuat kemajuan dalam peralihannya ke teknologi truk listrik baterai setelah beberapa kesalahan langkah yang menjatuhkan harga sahamnya.

Produsen truk listrik tersebut mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya telah mengirimkan 40 kendaraan pada kuartal pertama, dibandingkan dengan 30 unit yang diperkirakan berdasarkan konsensus empat analis yang disurvei oleh Visual Alpha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka pengiriman yang optimis ini terjadi pada saat industri kendaraan listrik menghadapi tantangan dari berkurangnya permintaan karena tingginya suku bunga untuk mengendalikan inflasi yang menekan anggaran belanja konsumen, sehingga memaksa mereka untuk memilih kendaraan hibrida yang lebih murah.

Nikola (NASDAQ 🙂 memproduksi 43 truk dalam tiga bulan hingga 31 Maret dan mengatakan sisa rig hidrogen besar dalam inventarisnya pada akhir kuartal akan dikirim pada awal April.

“Kami mengantisipasi pertumbuhan penjualan lebih lanjut di kuartal mendatang seiring dengan hadirnya solusi pengisian bahan bakar hidrogen HYLA kami,” kata CEO Steve Girsky.

Baca Juga:  Tesla memotong harga berlangganan Complete Self-Riding di AS, Kanada Oleh Reuters
Related Posts

Perusahaan membuka dua stasiun pengisian bahan bakar untuk truk hidrogennya, satu di California dan yang lainnya di Alberta, Kanada, pada bulan Maret.

Nikola pada bulan Februari menetapkan goal untuk mengirimkan sebanyak 350 truk listrik sel bahan bakar bertenaga hidrogen pada tahun 2024 dan menyatakan telah mengirimkan 35 unit pada kuartal keempat.

Saham perusahaan diperdagangkan 10% lebih tinggi, setelah kehilangan lebih dari 90% nilainya sejak move public pada tahun 2020.

Nikola menghadapi tahun 2023 yang penuh gejolak setelah pendiri perusahaan, Trevor Milton, dijatuhi hukuman empat tahun penjara setelah juri memutuskan dia bersalah atas penipuan.

© Reuters.  Seorang media berdiri di belakang truk Artic bertenaga hidrogen di stan pembuat truk AS Nikola di pameran Transportasi IAA, yang akan dibuka untuk umum pada 20 September 2022, di Hanover, Jerman, 19 September 2022. REUTERS/Fabian Bimmer/Foto File

Perusahaan pada Agustus 2023 harus menarik kembali semua truk bertenaga baterai yang dikirimkan ke pelanggan setelah penyelidikan menemukan kebocoran cairan pendingin di dalam paket baterai yang menyebabkan kebakaran di kendaraannya.

Baca Juga:  Samsung merilis beta pertama One UI 6 Watch dengan Galaxy AI untuk Galaxy Watch6

Nikola mengatakan pada bulan Februari tahun ini pihaknya akan mengembalikan semua truk bertenaga baterai yang telah dikerjakan ulang kepada pelanggan pada awal kuartal ketiga.



[ad_2]

2024-04-05 00:52:31

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru