[ad_1]
Dari tahun 1955 mencapai 1975, DS andalan Citroën serta ID yang keterkaitan erat yaitu mobil mewah mutakhir yang dirancang dengan suspensi hidrolik self-leveling yang kompleks. Jalur ini berawal sebagai sebuah keajaiban teknologi serta mengakhirinya sebagai peninggalan sejarah yang penting dari sebuah generation mimpi yang sepertinya tidak pernah terwujud, serta contoh-contoh yang bertahan dari hampir 1,5 juta mobil yang dibuat pada masa tersebut yaitu salah satu mobil yang paling dicintai di jalan sementara waktu. . Citroën mempunyai beberapa penerus pada tahun-tahun berikutnya, namun tidak ada lagi satu pun sejarah fashionable merek itu yang mampu mendekati ambisi DS asli. Hal tersebut mungkin saja akan secepatnya berubah.
Menurut percakapan dengan eksekutif merek DS Olivier François dibagikan oleh Auto Express Inggris, merek DS (garis terpisah yang dipisahkan dari Citroën oleh perusahaan induk Stellantis) kini mempertimbangkan cara untuk menghidupkannya sejarah kaya type tercinta ini dalam jajaran kendaraan listriknya. Tersebut berarti mengadopsi aerodinamis ramping khas mobil asli, bahkan mungkin saja mencapai ke roda belakang tertutup yang digunakan pada DS serta ID asli. Ini dan dapat berarti penerus langsung DS, sebagai andalan penuh pada platform STLA Massive yang digunakan di bawah Dodge Charger Daytona baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Unggulan dari platform paling ambisius perusahaan ini kemungkinan besarnya akan menjadi mobil paling menarik yang pernah dibuat dengan merek DS yang bangkit sendiri. Meski demikian kecepatan sepertinya tidak pernah menjadi kekuatan DS asli, kemampuan platform STLA Massive untuk memberi dukungan pengaturan EV multi-motor pada arsitektur 800 volt bisa menghasilkan keluaran daya jauh di atas 670 tenaga kuda yang ditawarkan pada varian Charger Daytona 400 volt tercepat. Unggulan Dodge terutama sepertinya tidak dirancang dengan efisiensi sebagai fokus, dengan begitu DS yang lebih aerodinamis bisa mengalahkan jangkauan type R/T sebesar 317 mil pada siklus EPA serta mendekati 400 mil pada siklus WTLP yang digunakan di Eropa. Dengan arsitektur 800 volt yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat, mobil bisa memperoleh 10 mencapai 80 persen jangkauan yang bisa digunakan hanya dalam 20 menit dengan pengisi daya yang tepat.
Semua hal tersebut bagus, namun setara dengan EV top class fashionable. Untuk membuat mobil ini menonjol seperti nama mereknya dulu, DS perlu menawarkan desain yang tak terlupakan serta sesuatu yang unik tentang mobil tersebut sendiri. Tersebut dapat berupa suspensi hidrolik seperti yang terlihat pada DS serta ID asli, serta François menyampaikan dia “masih (menyukai) gagasan” sistem itu pada mobil fashionable. Hal ini akan membuatnya lebih rumit serta mahal, tetapi dan akan membuat mobil bisa dikendarai seperti DS. François menyampaikan bahwa modelnya “harus segera besar, mahal, serta menakjubkan”, yang tentunya sesuai dengan profil desain artwork deco yang menutupi platform STLA Massive serta dipisahkan dari jalan dengan suspensi hidrolik.
Terlepas dari apakah produk andalan DS tersebut benar-benar ada atau sepertinya tidak, François menyampaikan bahwa isyarat desain dari DS asli yaitu “gen yang sepertinya tidak sulit untuk ditransmisikan ke berbagai kategori mobil.” Tersebut berarti mobil yang lebih kecil serta lebih terjangkau dengan beberapa inspirasi DS dan akan segera hadir.
Sayangnya, sepertinya tidak satu pun dari mobil-mobil ini yang ditujukan ke Amerika Serikat dalam waktu dekat. Meski demikian kami sudah dapatkan platform STLA Massive dalam bentuk Dodge Charger serta dan akan menerima mobil lain yang dibangun berdasarkan fondasi merek itu semasa dua tahun ke depan, Stellantis enggan membawa Citroën atau DS ke pasar. Merek DS yang bangkit sendiri disebutkan akan diluncurkan pada tahun 2016, namun sepertinya tidak seperti Alpine yang keterkaitan dengan Renault, merek ini belum mengumumkan rencana untuk meluncurkannya di AS dalam waktu dekat.
[ad_2]
caranddriver








