Penjualan ritel Australia didukung oleh Taylor Swift pada bulan Februari Oleh Making an investment.com

- Penulis

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Penjualan ritel Australia tumbuh pada bulan Februari, terutama didukung oleh peningkatan belanja konsumen untuk konser bintang pop Taylor Swift sepanjang bulan tersebut, meskipun inflasi yang tinggi dan suku bunga yang tinggi masih membuat belanja keseluruhan tetap terkendali.

tumbuh 0,3% bulan ke bulan di bulan Februari, information dari Biro Statistik Australia menunjukkan pada hari Kamis. Angka tersebut sedikit di bawah ekspektasi 0,4%, dan juga melambat dari kenaikan 1,1% yang terlihat di bulan Januari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan belanja terutama berasal dari tujuh unit Swift yang terjual habis di Sydney dan Melbourne, yang menyebabkan peningkatan belanja barang dagangan, pakaian jadi, dan restoran, kata ABS dalam sebuah catatan.

Namun selain dorongan dari Swift, belanja negara masih lesu di tengah tekanan yang terus-menerus dari inflasi yang relatif tinggi dan prospek kenaikan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.

“Melihat dampak sementara dan satu kali dari konser Taylor Swift, pertumbuhan omset ritel hanya naik 0,1 persen dalam hal tren. Setelah periode volatilitas yang lebih tinggi dari November hingga Januari, belanja pokok mengalami stagnasi,” kata Ben Dorber, kepala statistik ritel ABS.

Baca Juga:  Delta memperkirakan permintaan perjalanan yang kuat akan meningkatkan pendapatan kuartalan Oleh Reuters

Inflasi Australia yang tinggi sangat membebani keuangan rumah tangga selama dua tahun terakhir – tekanan yang diperburuk oleh kenaikan suku bunga sebesar 425 foundation poin.

Meskipun inflasi memang turun dari stage tertinggi dalam 30 tahun pada tahun 2023, inflasi tersebut masih jauh di atas kisaran goal Reserve Financial institution of Australia sebesar 2% hingga 3%.

Tren ini diperkirakan akan membuat RBA mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, setidaknya dalam jangka pendek. Namun RBA juga menargetkan penurunan belanja ritel, mengingat hal tersebut merupakan salah satu pendorong inflasi terbesar.

Meskipun pertumbuhan penjualan ritel mengalami stagnasi dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan tersebut masih tetap stabil, sebagian besar disebabkan oleh kuatnya pasar kerja Australia. Tingginya jumlah lapangan kerja menjadi faktor yang memperkuat keuangan rumah tangga.



[ad_2]

2024-03-28 10:50:09

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru