Pilu! Anggota KPPS di Karawang meninggal dunia usai Pemilu 2024

- Penulis

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Aam Ruhiat salah seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Surara (KPPS) di Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang meninggal dunia, pada Sabtu (17/02/2024).

Dikabarkan, petugas KPPS diduga mengalami kelelahan beberapa hari usai menjalani tugas pada pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.

Keluarga korban, Nata mengatakan, saat hari pencoblosan, Aam Ruhiat yang bertugas di di TPS 15 Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya terlihat sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia tak menyangka, jika sang adik meninggal dunia saat menjalankan tugas, selama bertugas sebagai petugas KPPS, Aam kurang tidur.

Nata pun menyesal, jika mengetahui dari awal tugas KPPS berat dan melelahkan, terlebih tanggung jawabnya besar, mungkin ia akan melarang sang adik ikut berkecimpung di pemilu ini.

“Jika mengetahui dari awal bahwa adik saya bekerja sebagai anggota KPPS, saya akan melarangnya untuk terlibat dalam tugas tersebut,” ungkap Nata kepada wartawan dengan rasa penyesalan mendalam, Sabtu.

Lebih lanjut Nata menjelaskan, korban bekerja di TPS 15 Desa Citarik, Dia menjalani tugasnya melakukan proses penghitungan suara dari subuh hingga kembali menjelang subuh.

Baca Juga:  Memanas, KMG sebut Aep Syaepuloh Kurang Tepat Pilih Maslani Sebagai Wakil di Pilkada Karawang 

“Adik saya (Aam Ruhiat) diduga meninggal karena kelelahan akibat kurang tidur dan mengalami sesak nafas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tirtamulya, Ismail, membenarkan bahwa anggotanya bernama Aam Ruhiat meninggal dunia.

“Korban meninggal beberapa hari setelah pelaksanaan pemilihan berlangsung,” kata Ismail.

Sebagai catatan, kematian tragis anggota KPPS ini memberikan cerita sedih bagi keluarga dan masyarakat setempat. Berharap metode dan teknis pemilu mendatang diperbaharui agar tidak memberatkan petugas dilapangan.

Diberbagai daerah di Indonesia juga mengangalami hal yang sama, ini menjadi sorotan pentingnya kesejahteraan dan keselamatan bagi para petugas penyelenggara pemilu.

 

Laporan: Andyka Nugroho

Editor: Abdul Kholilulloh 



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debu Vulkanik Gunung Krakatau Mengarah ke KBB, DLH Perketat Pantauan Kualitas Udara
Diki Rohani Resmi Nahkodai APDESI Merah Putih Bandung Barat 2026-2031
Toko di Rancabali Padalarang Digeledah, Bea Cukai Amankan 42 Ribu Batang Rokok Ilegal
Bupati Jeje Pastikan Kualitas Tahan Lama, ini Progres Perbaikan 34 Ruas Jalan KBB
Geger! Rumah di Batujajar KBB Diduga Jadi “Pabrik” Tembakau Sintetis, Polisi Sita 150 Kg Barbuk 
Detik-Detik Polisi Dobrak Rumah di Batujajar KBB, Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis Bernilai Rp15 Miliar
Kompak! 40 Ormas Geruduk Kantor Bupati, Tuntutan Copot Ketua DPRD KBB-Sekda Menggema
Pipih Supriati Ajak Warga Bandung Barat Jadikan Maulid Nabi Momentum Perbaiki Akhlak

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:38 WIB

Debu Vulkanik Gunung Krakatau Mengarah ke KBB, DLH Perketat Pantauan Kualitas Udara

Rabu, 9 September 2026 - 17:22 WIB

Diki Rohani Resmi Nahkodai APDESI Merah Putih Bandung Barat 2026-2031

Rabu, 9 September 2026 - 16:53 WIB

Toko di Rancabali Padalarang Digeledah, Bea Cukai Amankan 42 Ribu Batang Rokok Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 22:09 WIB

Bupati Jeje Pastikan Kualitas Tahan Lama, ini Progres Perbaikan 34 Ruas Jalan KBB

Selasa, 8 September 2026 - 16:56 WIB

Geger! Rumah di Batujajar KBB Diduga Jadi “Pabrik” Tembakau Sintetis, Polisi Sita 150 Kg Barbuk 

Berita Terbaru