Prabowo Ajak Masyarakat Awasi Pejabat dengan Teknologi: Jangan Diam Jika Ada Penyelewengan!

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (02/06). Foto: istana kepresidenan/Promedia

i

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (02/06). Foto: istana kepresidenan/Promedia

SEKITARKITA.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk aktif mengawasi pejabat publik dan melaporkan penyimpangan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pernyataan tegas ini disampaikan dalam pidato kenegaraan peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (02/06/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya menjadi slogan kosong. Ia menyerukan gerakan nasional untuk melawan korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan kekuasaan di semua level pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti. Semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (02/06). Foto: istana kepresidenan/Promedia
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (02/06). Foto: istana kepresidenan/Promedia

Manfaatkan Teknologi untuk Lawan Korupsi

Presiden menyoroti pentingnya partisipasi aktif rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan, khususnya dengan memanfaatkan gadget dan teknologi digital untuk merekam dan menyebarkan informasi mengenai perilaku pejabat yang menyimpang.

“Sekarang kita punya teknologi. Setiap rakyat di desa bisa menggunakan gadget. Kalau ada bukti, segera siarkan. Jangan mau terima penyelewengan,” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga:  Usai Dikukuhkan sebagai Ketua Kadin KBB, Syamsul Maarif siap Menghadap Bupati Jeje Govinda

Pernyataan ini sekaligus menjadi seruan kepada masyarakat untuk tidak takut bersuara, dan mendorong terwujudnya pemerintahan bersih dan transparan.

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan potensi luar biasa. Namun kekayaan negara tidak boleh terus-menerus bocor karena ulah segelintir oknum.

“Negara ini tidak boleh dipermainkan. NKRI tidak bisa ditipu. Semua lembaga harus berbenah. Siapa pun yang tidak setia pada bangsa akan kita singkirkan, tanpa memandang bulu,” tegasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir pejabat yang tidak loyal terhadap negara. Semua aparatur negara diminta untuk segera membersihkan diri dan bekerja jujur untuk rakyat.

Dalam penutup pidatonya, Prabowo menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda untuk bersiap mengambil alih estafet kepemimpinan nasional.

“Kami adalah angkatan yang sebentar lagi akan meninggalkan podium. Sekarang kami berjuang melawan korupsi agar kalian mewarisi negara yang kuat, tidak ada kelaparan, tidak ada kemiskinan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman hidup dalam membangun masa depan Indonesia yang bersatu, adil, dan makmur.

Baca Juga:  Viral! Jalan Rusak di Bandung Barat, Warga Ngamprah Ngadu ke Dedi Mulyadi "Tah Pak Dedi"

“Pancasila bukan sekadar mantra. Jangan diam jika nilai-nilai dilemahkan. Mari kita jaga dan lanjutkan perjuangan para pendiri bangsa,” pungkas Prabowo.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia group

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB
CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 
Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix
Timnas Indonesia Menang Telak 9-2 atas Bangladesh, Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Resmi Disepakati! DPRD KBB dan Bupati Tetapkan Arah R-APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Digenjot
Reshuffle Kabinet Merah Putih ke-7! Prabowo Lantik 16 Pejabat, Bahlil Rangkap Dua Jabatan 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Angkot Terguling Usai Diarahkan Google Maps Via Jalur Ekstrem Sekecengek Batujajar KBB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:47 WIB

CV Deannova dan PUTR KBB Disorot, Proyek Jalan H Gofur-Cibatu Dinilai Asal-asalan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Tak Lagi Gunakan Rakit, Bupati Jeje Hadirkan Mobil Antar-Jemput untuk 16 Siswa SDN Budiharja KBB

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Stunting Bandung Barat Masih Tinggi, P4KBB Tawarkan Skema Kolaborasi Pentahelix

Berita Terbaru