PR Jepara– Pertandingan penuh harga diri berlangsung di Estadi Mallorca Son Moix, malam Minggu waktu setempat, ketika Mallorca menghadapi Getafe dalam lanjutan jornada ke-12 Los angeles Liga.
Kedua kesebelasan datang dengan tujuan yang berbeda — Mallorca berusaha melepaskan diri dari tekanan zona degradasi, sementara itu Getafe sedang dalam performa yang meningkat dan ingin memperpanjang rangkaian kemenangan mereka.
Mallorca: Tenggelam dan Mencari tau Ritme
Musim ini terasa berat bagi tim yang dilatih oleh Jagoba Arrasate. Sampai pekan ke-11, Mallorca hanya berhasil meraih 9 poin dari 11 pertandingan, dengan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan enam kekalahan. Pencapaian tersebut membuat mereka berada di peringkat ke-17, sejajar dengan Valencia yang juga sedang berjuang di bagian bawah klasemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kinerja yang tidak konsisten menjadi ancaman terbesar. Setelah mengakhiri musim lalu di peringkat ke-10 dengan pertahanan yang kuat, Mallorca kini justru rentan dikalahkan — kebobolan 18 gol dan hanya mencetak 11. Kekalahan 0-3 dari Genuine Betis pekan lalu memperlihatkan betapa lemahnya koordinasi mereka di lini belakang.
Meski demikian demikian, masih terdapat harapan. Dalam enam pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Mallorca meraih tiga kemenangan, termasuk kemenangan dalam Copa del Rey. Di kandang mereka, Son Moix tetap menjadi benteng yang mampu memberikan kejutan, terutama dengan dukungan pendukung yang sangat antusias.
Vedat Muriqi tetap menjadi andalan utama. Striker asal Kosovo ini telah mencetak 5 gol dari 9 penampilan, menjadi satu-satunya para pemain yang konsisten memberikan ancaman bagi gawang lawan. Dukungan dari Mateo Joseph dan gelandang serang Sergi Darder diharapkan mampu memperkuat lini depan yang sepanjang ini bergantung sepenuhnya pada Muriqi.
Pelatih Arrasate kemungkinan akan memainkan Jan Virgili, para pemain muda berusia 19 tahun yang baru saja didatangkan dari Barcelona dan kini menjadi penggerak kreativitas tim. Dengan empat peluang besar yang telah ia ciptakan musim ini, Virgili mulai membuat perhatian publik di Stadion Son Moix.
Getafe: Konsisten, Efektif, dan Yakin Diri
Sebaliknya, tim tamu Getafe tiba di Mallorca dengan semangat yang tinggi. Pasukan José Bordalás sementara berada di peringkat ketujuh klasemen dengan 17 poin dari 11 pertandingan, setelah meraih tiga kemenangan beruntun dalam berbagai kompetisi.
Kinerja mereka di musim ini jauh lebih kuat dibandingkan musim sebelumnya, ketika Getafe hanya berada di peringkat ke-13. Ketajaman lini depan menjadi kunci pemulihan tim — Borja Mayoral telah mencetak gol penting dalam dua pertandingan terakhir, termasuk saat mengalahkan Girona 2-1 pekan lalu.
Dalam lima pertandingan terakhir di berbagai kompetisi, Getafe mampu mencetak 15 gol, angka yang memperlihatkan peningkatan yang signifikan dalam efektivitas lini serang. Tetapi, lini pertahanan masih menjadi arena yang perlu diperbaiki. Whole 13 gol yang kemasukan memperlihatkan adanya celah yang perlu diperhatikan, meski demikian pasangan Djené Dakonam dan Domingos Duarte tetap menjadi andalan dalam menghadapi serangan lawan.
Pellegrini mungkin saja tidak akan melakukan perubahan besar dalam susunan para pemain. Luis Milla dan Mauro Arambarri tetap akan mengatur alur permainan dari lini tengah, sementara itu Kiko Femenía dan Da Costa bertanggung jawab atas serangan dari sisi samping lapangan.
Kondisi Tim dan Prediksi Susunan Para pemain
Mallorca (4-2-3-1):
Bergstrom; Maffeo, Valjent, Raillo, Mojica; Morlanes, Costa; Joseph, Darder, Virgili; Muriqi.
Getafe (4-4-2):
Soria; Rico, Djene, Duarte, Iglesias; Da Costa, Arambarri, Milla, Femenía; Liso, Mayoral.
Mallorca masih kehilangan Leo Román dan Toni Lato akibat cedera hamstring, sementara itu Marash Kumbulla kemungkinan besarnya tidak akan tampil. Disisi berbeda, Getafe kehilangan Davinchi yang merasakan cedera meniskus dan dipastikan absen dalam jangka waktu panjang sampai awal tahun 2026.
Analisis dan Prediksi Akhir
Dari segi statistik dan momentum, Getafe lebih unggul. Mereka tampil terorganisir, efektif di lini depan, dan sedang dalam periode kemenangan yang meningkatkan semangat para pemain. Mallorca mempunyai keuntungan bermain di kandang, namun ketidakstabilan permainan serta kelemahan dalam transisi bertahan dapat menjadi kendala bagi mereka.
Andai Vedat Muriqi mampu mendapatkan keuntungan dari kesempatan yang sangat kecil, Mallorca masih mempunyai peluang untuk meraih poin. Tetapi, dengan penampilan dan efektivitas Getafe sementara, hasil imbang mungkin saja menjadi goal paling realistis bagi tim tuan rumah.
Perkiraan skor akhir: Mallorca 1–1 Getafe.
***







