Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari ini, Fokus Tingkatkan Gizi Nasional

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID – Program andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Makan Bergizi Gratis (MBG), resmi dimulai pada Senin (6/1).

Program ini akan dilaksanakan di 190 titik di 26 provinsi, sebagai upaya pemenuhan gizi untuk balita, anak sekolah, santri, serta ibu hamil dan menyusui.

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah bersejarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak menunggu 100 hari, tepat hari ke-78 Bapak Prabowo menjadi Presiden, program MBG dimulai. Ini adalah tonggak baru pemenuhan gizi berskala nasional,” kata Hasan dalam keterangannya pada Minggu (5/1).

Cakupan Program MBG di 26 Provinsi

Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), terdapat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah, meliputi:

– Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Lampung.

– Pulau Jawa dan Bali: Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Bali.

– Wilayah Lainnya: Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Baca Juga:  Bolos Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Bekasi

Target 3 Juta Penerima Manfaat

Selama Januari hingga Maret 2025, program ini menargetkan 3 juta penerima manfaat, termasuk balita, siswa PAUD hingga SMA, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Hasan menyatakan, target ini akan terus meningkat hingga akhir 2025 menjadi 15 juta penerima, dan mencapai 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2029.

Melibatkan UMKM dalam Rantai Pasok

Program MBG juga memberikan dampak positif pada sektor ekonomi. Sebanyak 140 UMKM telah dilibatkan dalam rantai pasok program ini, dengan ribuan UMKM, koperasi, dan BUMDes lainnya sedang dalam proses evaluasi untuk berpartisipasi.

“Ribuan UMKM telah mendaftar, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan evaluasi. Ini menciptakan dampak ganda bagi perekonomian masyarakat,” ujar Hasan.

Dengan dukungan anggaran sebesar Rp71 triliun, MBG menjadi program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus meningkatkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.

Dengan dimulainya program ini, pemerintah optimis dapat menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Baca Juga:  Instagram Down, Sejumlah Pengguna Mengeluh kena Suspend

“Program ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia,” pungkas Hasan.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Promedia

Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung
Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran
Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Polres Cimahi Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:33 WIB

Kekurangan Nakes Jadi Tantangan RSUD Cikalongwetan, DPRD KBB Siap Sokong Anggaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Berita Terbaru