Regulator makanan AS mengumpulkan informasi tentang rempah-rempah India setelah dugaan kontaminasi Oleh Reuters

- Penulis

Sabtu, 27 April 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Rishika Sadam dan Aditya Kalra

HYDERABAD (Reuters) – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sedang mengumpulkan informasi tentang produk pembuat rempah-rempah India MDH dan Everest setelah Hong Kong menghentikan penjualan beberapa produk mereka karena diduga mengandung pestisida penyebab kanker tingkat tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FDA mengetahui laporan tersebut dan sedang mengumpulkan informasi tambahan mengenai situasi tersebut,” kata juru bicara FDA kepada Reuters pada hari Jumat.

Hong Kong bulan ini menghentikan penjualan tiga campuran rempah MDH dan campuran rempah Everest untuk kari ikan. Singapura juga memerintahkan penarikan kembali campuran rempah-rempah Everest, dengan mengatakan bahwa campuran tersebut mengandung etilen oksida tingkat tinggi, yang tidak layak untuk dikonsumsi manusia dan berisiko kanker jika terpapar dalam waktu lama.

Reuters adalah negara pertama yang melaporkan tinjauan FDA AS mengenai dugaan kontaminasi produk rempah-rempah India.

MDH dan Everest tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters mengenai masalah ini.

Everest sebelumnya menyatakan rempah-rempahnya aman untuk dikonsumsi. MDH belum menanggapi pertanyaan tentang produknya sejauh ini.

Baca Juga:  6 sisa makanan yang berisiko untuk dipanaskan kembali andai tidak dilakukan dengan benar

Rempah-rempah MDH dan Everest termasuk yang paling populer di India dan juga dijual di Eropa, Asia, dan Amerika Utara. Regulator pangan India, Otoritas Standar dan Keamanan Pangan India (FSSAI), kini sedang memeriksa standar kualitas kedua perusahaan tersebut, mengikuti langkah yang dilakukan di Hong Kong dan Singapura.

Dewan Rempah-Rempah India, regulator pemerintah untuk ekspor rempah-rempah, mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya telah mencari knowledge mengenai ekspor MDH dan Everest dari pihak berwenang di Hong Kong dan Singapura, dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menemukan “akar penyebab” masalah kualitas tersebut melalui inspeksi. dimulai di pabrik mereka.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Pada tahun 2019, beberapa batch produk MDH ditarik kembali di AS karena kontaminasi salmonella.



[ad_2]

2024-04-27 17:11:23

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru