Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,-Seorang balita bernama Muhamad Alparizqi berusia 2 tahun mendadak viral usai alat kelaminnya tiba-tiba seperti proses di khitan (sunat) setelah bangun dari tidur.
Muhamad merupakan warga Kampung Pintu RT03/04 Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi ini kini menjadi perbincangan hangat usai fenomena khitan muncul diluar nalar, ia pun kini dijuluki balita ajaib.
Aep Wahyudin (30) selaku orang tua mengatakan, pihaknya merasa kaget mengetahui anaknya mengalami kejadian aneh tersebut, dimana kelamin anaknya itu berubah seperti anak yang sudah melakukan proses sunat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, padahal diketahui Muhamad Alparizqi belum melakukan proses sunat karena keterbatasan biaya. Kejadian aneh itu bermula sekira pukul 02.00 WIB Sabtu (30/12) dinihari, Dimana ia terbangun karena mendengar anaknya menangis.
“Ternyata saat membuka celana anak terlihat ada darah di alat vitalnya dan langsung dibawa kesalah satu klinik di Kecamatan Pebayuran,” kata Aep kepada wartawan, Sabtu (30/12) sore.
Hal yang mengejutkan pun tiba, berdasarkan pengakuan pihak bidan, bahwa anakannya sudah dikhitan dengan normal tanpa kendala suatu apapun.
“Kejadiannya jam dua pagi, si anak tiba-tiba nangis pas kita lihat keadaannya seperti ini karena panik langsung kita bawa ke rumah bidan katanya bagus si ini udah disunat,” jelasnya.
Ia menyebut, setelah kejadian tersebut sang anakpun dalam keadaan normal tanpa mengeluh sakit, hanya saja menangis sesaat pada waktu awal kejadian.
“Alhamdulillah anaknyasi tidak ada keluhan apa-apa sudah normal dan aktif bermain, hanya saja pas kejadian menangis,” sebutnya.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Acan Sutisna selaku tokoh masyarakat yang kebetulan tidak jauh dari rumah sang anak.
” Ya saya juga kaget namanya ini kan subhanallah maha suci allah kun fayakun yang tidak mungkin jadi mungkin, seperti sudah disunat itumah jelas dan juga sudah diperiksa oleh tim medis tidak ada keluhan apapun,” tandasnya.***
Kontributor Bekasi: Ramlan
Editor: Abdul Kholilulloh








