Target Rampung 20 Juli! DPRD KBB Desak RPJMD Pro-Rakyat 

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Target Rampung 20 Juli! DPRD KBB Desak RPJMD Pro-Rakyat 

SEKITARKITA.id – DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar Sidang Paripurna penting membahas sinkronisasi APBD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Selasa, 15 Juli 2025.

Sidang yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung DPRD KBB itu menandai titik krusial arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Dona Ahmad Muharam, menegaskan pentingnya percepatan penyusunan RPJMD oleh kepala daerah terpilih. Ia mengingatkan bahwa sesuai regulasi, RPJMD harus sudah disahkan maksimal enam bulan pasca pelantikan bupati dan wakil bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya, paling lambat 20 Agustus sudah menjadi Perda. Maka target kami, dokumen ini harus tuntas sebelum 20 Juli agar bisa dibahas lebih lanjut,” tegas Dona, yang juga duduk di Komisi I dan Badan Anggaran DPRD KBB.

Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Dona Ahmad Muharam saat memberikan keterangan kepada awak media usai rapat Paripurna, Selasa 15 Juli 2025 (foto: Taufik Nugraha/ sekitarkita.id)
Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Dona Ahmad Muharam saat memberikan keterangan kepada awak media usai rapat Paripurna, Selasa 15 Juli 2025 (foto: Taufik Nugraha/ sekitarkita.id)

Fokus ke Ekonomi Riil: UMKM Desa & Sentra Industri

Dona menekankan bahwa RPJMD tak boleh jadi dokumen formalitas semata. Ia mendesak agar seluruh isi dokumen mencerminkan visi misi bupati terpilih yang berpihak pada rakyat, terutama dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Kikisan Longsoran TPT di Padalarang Semakin Parah, Camat Beberkan Pemicunya

Ia menyoroti pentingnya program ekonomi berbasis desa, seperti penguatan UMKM dan pengembangan sentra industri lokal.

“Setiap desa harus punya produk unggulan. Kita bisa dorong model sentra industri seperti rajut di Kiaracondong atau sepatu di Cibaduyut, tapi khas Bandung Barat,” ucapnya.

Menurutnya, potensi pertanian seperti pepaya dan produk lokal lainnya bisa dikembangkan maksimal melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan dan mendorong masuknya modal, Dona juga menyarankan agar Pemkab segera membentuk Tim Percepatan Investasi.

“Pembangunan tak bisa bergantung penuh pada APBD. Perlu investasi swasta dan dukungan modal dari luar agar pertumbuhan ekonomi lebih cepat,” ujarnya.

Menutup penyampaiannya, Dona mengingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar kompak dalam mengeksekusi arah kebijakan pembangunan daerah.

“RPJMD ini adalah peta jalan pembangunan. Bukan hanya tanggung jawab Bupati, tapi seluruh SKPD harus punya komitmen tinggi agar program bisa berjalan sesuai visi misi,” tegasnya.

Sidang paripurna ini menjadi pondasi awal harmonisasi kebijakan antara legislatif dan eksekutif, yang diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Bandung Barat yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Baca Juga:  Pesan Menohok Kadis DPMD KBB Dudy Supriyadi di Milangkala Desa Jayamekar ke-45

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Taufik Nugraha

Berita Terkait

Warga Ragukan Kesiapan E-Voting Pilkades 2027, DPMD KBB Pilih Irit Bicara
Usai Sidak KDM, Pemprov Jabar Mulai Data Nasib Pekerja Pabrik Kapur di Cipatat
Terdampak Pembongkaran Bangli di Padalarang, Pemilik Rumah Terima Santunan Rp50 Juta dari Pemprov Jabar
Pemprov Jabar Bongkar 16 Bangunan Liar di Padalarang, Satu Alat Berat Diterjunkan
Dewan Pers Kecam Pernyataan Hotman yang Rendahkan Wartawan “Lu Punya Otak Nggak?”
Bupati Jeje Pastikan Renovasi Sekolah di KBB Dimulai 2026, Target 146 Ruang Kelas Direhabilitasi
DPRD KBB Soroti Status Lahan KPSBU Lembang, Legalisasi Aset Pemkab 3.950 Meter Diminta Segera Rampung
Dua Terduga Pelaku Pemalakan Pengrajin Kayu di KBB Ditangkap Polisi, Terancam 9 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:56 WIB

Warga Ragukan Kesiapan E-Voting Pilkades 2027, DPMD KBB Pilih Irit Bicara

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:01 WIB

Usai Sidak KDM, Pemprov Jabar Mulai Data Nasib Pekerja Pabrik Kapur di Cipatat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:56 WIB

Terdampak Pembongkaran Bangli di Padalarang, Pemilik Rumah Terima Santunan Rp50 Juta dari Pemprov Jabar

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Jabar Bongkar 16 Bangunan Liar di Padalarang, Satu Alat Berat Diterjunkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dewan Pers Kecam Pernyataan Hotman yang Rendahkan Wartawan “Lu Punya Otak Nggak?”

Berita Terbaru