Tekan inflasi, Pemkab Bandung Barat gelontorkan 100 ton beras di 5 titik

- Penulis

Kamis, 9 November 2023 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memberikan simbol beras kepada warga Bandung Barat (foto: Forkopim/ Deden)

i

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif memberikan simbol beras kepada warga Bandung Barat (foto: Forkopim/ Deden)

Penyebaran beras yang disubsidi di Kecamatan Cipeundeuy dengan kuota 1.440 paket beras untuk 12 desa adalah langkah yang terukur.

Ini memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran, membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Ini merupakan salah satu upaya kami dalam menekan angka inflasi sebagai salah satu program prioritas Bapak Presiden. Alhamdulillah PT. Bulog mensupport program ini dengan memberikan alokasi beras hingga 100 Ton beras yang harganya jauh dibawah pasaran,” terang Pj. Bupati Bandung Barat, Arsan Latif di Cipeundeuy, Rabu (8/11) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arsan memiliki pandangan yang masuk akal. Menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok merupakan tugas penting Pemerintah Daerah, meskipun campur tangan langsung terhadap pengaturan harga di pasar mungkin terbatas.

Upaya untuk menciptakan stabilitas harga dapat dilakukan melalui kebijakan yang mendukung dan langkah-langkah strategis.

“Kami hanya membantu ketersediaan stok beras di luar, dengan harga lebih murah dengan melakukan subsidi ini, sedang untuk ikut campur mengatur harga kami tidak bisa,” paparnya.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Gubernur Jabar Tekankan Hengky Profesional Dalam Memimpin Bandung Barat

“Dengan demikian, keberadaan pemerintah dapat lebih dirasakan oleh masyarakat, karena berbagai bahan kebutuhan pokok bisa didapatkan dengan mudah dan murah,” katanya.

Dengan adanya Operasi Pasar Beras Murah ini, Arsan berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang murah, terutama beras. Sehingga, dapat menekan angka inflasi di Kabupaten Bandung Barat.

“Terimakasih kepada PT. Bulog yang telah memberikan alokasi 100 Ton beras berkualitas baik dengan harga yang terjangkau untuk kegiatan ini,” ungkapnya.”

Setelah Kecamatan Cipendeuy, Langkah operasi pasar ini dilanjutkan ke Kecamatan Padalarang, Ngamprah, dan Saguling yang berpusat di Kecamatan Ngamprah.

Diharapkan upaya ini dapat menyentuh lebih banyak masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan membantu menstabilkan harga bahan pokok.***

 



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026

Berita Terbaru