[ad_1]
Penerbit Stablecoin USDT, Tether, Berpotensi Menghadapi Tantangan Besar Andai Aturan Baru Tentang Stablecoin di AS Disankan. Menuru Laporan Paling kekinian Dari Financial institution Investasi Jpmorgan, Tether Munckin Perlu Menjual Sebagian Cadangananya, Termasuk Bitcoin, agar -tetap Tetap mematuh Regulasi Tersebut.
Regulasi Baru Yang Dapat Mengubah Aturan Utama Stablecoin
PEMERINTAH SEBAGAI Sedang Mempertimbangkangkan dua rancangan undang-lundang unkat Mengendalikan Stablecoin:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tindakan jenius – Regulasi federal untuk stablecoin gargan Kapitalisasi pasar lebih Dari $ 10 miliar. Regulasi di Tingkat Negara Bagian Tetap Diperbihkan Andai Sesuai Gangan Aturan Federal.
Tindakan stabil – Mengusulkan agar Stablecoin Hanya diatur Oleh Negara Bagian, Tanpa Perlu MengIKuti ATURAN Federal.
Menurut analis jpmorgan Yang dipimpin eh Nikolaos panigirtzoglou, Peryaratan cadangan Yang Ditetapkan Dalam Secure Act lebih Ketat. Stablecoin Hanya Diperbihkan Mendatanya Cadangan Dalam Bentuk Deposito Yang Diasuransikan, Obligasi Pemerintah sebagai (T-Expenses Amerika Serikat), Repo Jangka Pendek Darat Departemen Keuana, Dan Cadangan Sentral.
Ruu Senat Rona Mengizinan Penggunaan Dana Pasar Uang (Dana Pasar Uang) Dan Repo Terbalik, Namun Tetap Mewajibkan Cadangan Hanya Dalam Bentuk Aset Berkualitas Tinggi Dan Likuid.
Bagaimana Dampaknya Ke Tether?
Untuk saat ini, USDT ADALAH PEMIMPIN PASAR STABLECOIN DENGAN PANGSA SEKITAR 60%, Dan MEMILIKI KAPITALISI PASAR SEKitar $ 142 Miliar.
Tetapi, Laporan Jpmorgan Menyoroti Bahwa Cadangan Tether Hanya 66% Sesiai PERSANATAN PERSYARATAN ACT DAN 83% SESUAI DENGAN PERSYARATAN GENIUS Act, Berdasarkan Laporan Yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tersers BuTerse.
Selain Itu, Jpmorgan Mencatat Bahwa Tingkat Kepatuhan Tether Terhadap ATuran Cadangan Merasakan Penurunan Sejak Perengahan Tahun Lalu, Seiring Delangatnya Pasokan Stablecoin.
Andai Regulasi Baru Ini Dustrkan, Tether Haru Muset Aset Yang Tidak Memenuhi Persyaratan Aset Yang Yang Sesiai, Yang Kompatibel Berarti Muleka, Bitgiin, Bitcoin, Bitcoin, Bitcoin, Bitcoin, Bitcoin, Bitcoin, Bitcoin Eli Aset Yang MEMENUHI SYARAT SEPERTI OBLIGASI PEMERINTAH Amerika Serikat (T-bills).
APA Tutur Tether?
Tether Mengaku Sedang Memantau Perkembangan Aturan ini Dan Aktif Berdiskusi Dengan Regulator.
Perusahaan juga menegaskan bahwa meski demikian harus segera menyesuaikan diri, mereka masih mempunyai cadangan ekuitas lebih dari $20 miliar dalam bentuk aset yang sangat likuid dan menghasilkan lebih dari $1,2 miliar keuntungan in keeping with kuartal dari obligasi pemerintah Amerika Serikat.
Bahkan, CEO Tether, Paolo Ardoino, Menanggapi Laporan Ini Gangan Tenang. MELLALUI CUITANNAA DI Platform X (Twitter), Ia Menyindir Analis Jpmorgan Gelangan Menyampaikan, “Mereka Cuma Iri Sebab Tidak Panya Bitcoin.”
Kesimpulan
Andai Aturan Baru Ini Benar-Benar Diterapkan, Tether Haru Melakukan Penyesuaian Besar-Besar Terhadap Cadangan Asetnya Tetap Tetap Dapat Beroperasi Sesuai Regulasi. Meski Demikian, Mereka Tampaknya Cukup Yakin Diri Bahwa Adaptasi Ini Dapat Dilakukan Delangan Mudah.
Bagi Kamu Yang Ingin Tetap Berinvestasi Di Stablecoin Atau Aset Kripto Lainnya Tanpa Ribet, Bittime Adalah Pilihan Yang! Sebagai Aplikasi Jual Beli Kripto di Indonesia, BitTime Menyediakan Transaksi Kripto Yang Aman, Cepat, Dan Mudah Digunakan, Baik Baik Untak Pemula Maupun Dealer Berpengalaman. Jadi, Torggu Apalagi, Secepatnya Daftar BitTime Dan Mnikmati Kemudahan Bertransaksi Aset Kripto!
[ad_2]
Sumber: vritimes








