Jakarta | SekitarKita.id,- Aksi demo Asosiasi Kepala Desa Indonesia (APDESI) di kompleks gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat berujung ricuh, Rabu 31 Januari 2024.
Dilihat dari potongan video viral, massa demonstran membakar spanduk melemparkan batu ke dalam kompleks gedung dan membongkar pagar menggunakan palu besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendemo terlihat menggunakan palu berukuran besar bergantian memukul tembok gedung. Alhasil, tembok tersebut berlubang imbas pukulan tersebut.
Tak sampai disitu, massa pendemo secara bringas memasang tali tambang di atas pagar dan berupaya merubuhkan tembok besi mencoba merangsak masuk kedalam gedung.
“Aksi demonstran yang terdiri dari perangkat desa dari berbagai wilayah di Indonesia ini dilakukan agar ketua DPR RI, Puan Maharani menekan pengesahan revisi Undang-undang Desa,” tulis unggahan akun Instagram @infobandungbarat dilansir SekitarKita.id, Rabu.
Aksi demonstrasi itu, buntut dari tuntutan APDESI yang dirasa belum ditepati, diantaranya, meminta perpanjangan masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 9 tahun selama dua periode.
“Lalau kemudian, demonstran meminta kenaikan dana desa menjadi Rp5 miliar. Terakhir, mereka meminta agar Kades memiliki kewenangan bisa membantu masyarakat tanpa harus menunggu instruksi dari Gubernur,” tutup keterangan itu.
Video seorang oknum yang membawa palu besar diduga kades di Bandung Barat, unggahan itu viral dan berhasil ditonton sebanyak 24,8 ribu kali pengikut serta mendapat puluhan komentar miring dari warganet.
“Dear kepala desa Ciburuy yang baru bisanya cuman pesta giliran jalan enggak di bener2in,” cuit keterangan netizen @yudawati_.
“Kepala desa kalian manfaat?,” tanya warganet @fs_sulaiman***.
“Waduh eta si babang kades Ciburuy,” timpal komentar @deysadew***.
“Karakter aslina barijil (muncul),” cetus netizen lain @goll_bbth.
“Ngeri manusia kaya gini, baru di desa udah gini, gimana kalau jadi pejabat nasional,” tutup komentar @_titaro***.
Sampai berita ini dilayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Sumber: Instagram @infobandungbarat
Editor: Abdul Kholilulloh








