Williams dari Fed mengatakan goal inflasi 2% 'penting' Oleh Reuters

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Ann Saphir

PALO ALTO, California (Reuters) – Goal inflasi financial institution sentral AS sebesar 2% adalah kunci untuk mencapai stabilitas harga dan penting untuk memastikan kemakmuran ekonomi, kata Presiden Federal Reserve Financial institution New York John Williams pada hari Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembelaannya terhadap goal inflasi muncul di tengah seruan yang terus-menerus dari beberapa pihak agar The Fed merombak cara mereka memandu, menetapkan, dan mengkomunikasikan kebijakan.

“Teori dan pengalaman juga menunjukkan pentingnya transparansi dan komunikasi yang jelas, termasuk menetapkan goal inflasi jangka panjang yang eksplisit dan numerik, dan mengambil tindakan yang tepat untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut,” kata Williams pada konferensi kebijakan moneter di Universitas Stanford. Institusi Hoover. “Hal ini sangat penting dalam mempertahankan ekspektasi inflasi, yang pada gilirannya membantu menjaga inflasi pada targetnya.”

The Fed telah berjuang melawan inflasi yang terlalu tinggi selama lebih dari dua tahun, dengan menaikkan suku bunga dari mendekati nol pada bulan Maret 2022 sebanyak lebih dari lima poin persentase penuh, sebuah langkah agresif yang belum pernah terlihat dalam 40 tahun terakhir.

Baca Juga:  Wall Boulevard menyelami jalur penerbangan Boeing Oleh Making an investment.com

Meskipun tekanan harga telah mereda sejak puncaknya pada pertengahan tahun 2022, inflasi masih berada di atas sasaran The Fed sebesar 2%, yang merupakan inti dari pendekatan kebijakan The Fed sejak tahun 2012.

Pada akhir tahun ini, para pengambil kebijakan The Fed merencanakan peninjauan ulang secara luas terhadap kerangka kebijakan financial institution sentral, dan sejumlah kritikus mendesak dilakukannya perubahan besar.

Memang benar, mantan Menteri Keuangan AS Lawrence Summers pada konferensi yang sama mengatakan The Fed harus menurunkan sasaran inflasi 2%.

Mempertahankan hal tersebut, prediksinya, akan memaksa perekonomian AS memasuki “resesi yang cukup serius” di tahun-tahun mendatang.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Summers juga menyoroti hal-hal lain yang menjadi andalan komunikasi The Fed, termasuk apa yang disebutnya sebagai “hiruk-pikuk” pandangan kebijakan ketika para gubernur financial institution sentral menyampaikan pemikiran mereka dalam pidato dan acara publik.

Berbicara di panel yang sama dengan Williams, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee membela beragam pandangan dan mengatakan bahwa komunikasi sangat penting.

Baca Juga:  Tiongkok mengungguli saham Asia karena knowledge perdagangan yang forged, BOE menjadi fokus Oleh Reuters

The Fed sebenarnya harus meningkatkan “dot plot” triwulanannya mengenai pandangan jalur suku bunga para pengambil kebijakan dengan memasukkan ekspektasi ekonomi particular person yang mendasari masing-masing ekspektasi tersebut.

Para pengambil kebijakan The Fed awal pekan ini setuju untuk membiarkan biaya pinjaman jangka pendek pada kisaran 5,25%-5,5% sejak Juli 2023.

Baik Goolsbee maupun Williams tidak memberikan pandangan terkini mengenai arah inflasi tahun ini dan apakah The Fed harus menurunkan suku bunganya atau kapan.



[ad_2]

2024-05-04 11:27:25

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru