Wisata Wana Mandala Cengkrong–Perhutani, Siap Menyambut Peserta Pertikawan Nasional dari Berbagai Provinsi

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertikawan Nasional ke-2 tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan (foto: istimewa)

i

Pertikawan Nasional ke-2 tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id- Pertikawan Nasional ke-2 tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 24 – 28 September 2024 dan menjadi ajang untuk mempererat solidaritas dan kebersamaan yang diikuti oleh 160 peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Digelar di Wisata Wana Mandala Cengkrong yang dikelola Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten menjadi salah satu lokasi Sub Camp kegiatan Pertikawan Nasional II Tahun 2024.

Eris Mulyana Kepala Seksi Komunikasi Perusahaan Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten mengatakan, salah satu subcamp yang berperan dalam acara ini adalah Subcamp Cengkrong, yang berada di Kabupaten Bandung Barat, dengan Perhutani sebagai penanggung jawabnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eris Mulyana Kepala Seksi Komunikasi Perusahaan Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten dan
Eris Mulyana Kepala Seksi Komunikasi Perusahaan Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten dan Acep Agus Janjani, Ketua buper wana Mandala Cengkrong

Ia menyebut, Subcamp Cengkrong sendiri akan menampung sekitar 160 peserta selama lima hari empat malam dari total 1.300 hingga 1.500 peserta yang tersebar di 13 subcamp lainnya.

Related Posts

“Di sini, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang menggabungkan edukasi dan petualangan alam,” kata Eris saat ditemui dilokasi, Sabtu (28/09).

Kegiatan Survival dan Edukasi di Subcamp Cengkrong

Eris menjelaskan, salah satu kegiatan utama di Subcamp Cangkrong adalah survival, di mana peserta akan diajarkan teknik dasar bertahan hidup di alam bebas.

Baca Juga:  WSBP Tingkatkan Produksi dan Dukung Pelestarian Lingkungan

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana cara bertahan hidup di lingkungan alami dengan menggunakan sumber daya yang ada,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, peserta juga akan diperkenalkan dengan PLTA Saguling sebagai bagian dari program edukasi.

Aktivitas menarik lainnya adalah ‘arum jeram’ di sungai purba Citarum, di mana kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Selain itu, ada juga kegiatan ‘panjat tebing’ yang menjadi bagian dari petualangan seru di Subcamp Cangkrong.

Keberagaman Peserta dari Seluruh Indonesia

Peserta Pertikawan Nasional 2024 datang dari seluruh provinsi di Indonesia, dengan total peserta sekitar 1.500 orang.

Keberagaman ini menjadi salah satu keunikan acara ini, di mana para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Nangroe Aceh Darussalam, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, dan Papua.

“Seluruh peserta ditempatkan secara merata di subcamp yang tersebar, termasuk Subcamp Cangkrong,” tuturnya.

Persiapan dan Tantangan Kegiatan

Acep Agus Janjani, Ketua buper wana Mandala Cengkrong mengatakan, dari segi pengelolaan, Subcamp Cangkrong sudah terbiasa menangani kegiatan seperti ini, meskipun kali ini skalanya adalah tingkat nasional.

“Perhutani bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan, Pesaka Wana Bakti, serta lintas instansi lainnya seperti puskesmas, Basnas, dan tim profesional untuk kegiatan seperti panjat tebing dan arung jeram,” bebernya.

Baca Juga:  Apakah Dua Lipa Bertunangan Dengan Callum Turner? Mengapa Pecinta Beranggapan Begitu

Persiapan yang matang dilakukan, kata dia, mulai dari perizinan hingga penyediaan tim kesehatan dan rescue.

“Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah cuaca hujan yang terus-menerus selama pelaksanaan kegiatan survival, ujar Acep.

Meskipun demikian, panitia telah mengantisipasi dengan menyiapkan tempat evakuasi jika diperlukan, mengingat peserta bukanlah anggota TNI yang terlatih untuk menghadapi kondisi ekstrim.

“Acara ini bukan hanya tentang edukasi alam dan petualangan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebangsaan, solidaritas, dan kebersamaan,” jelasnya.

Dengan berbagai kegiatan yang mengajarkan kerjasama, pengertian antar suku, ras, dan agama, diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus diperbanyak di masa depan.

Acep berucap, kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi dekadensi moral di kalangan remaja saat ini.

Dengan tidur, makan, dan beraktivitas bersama dalam kondisi yang sederhana, para peserta diajak untuk merasakan kebersamaan dan kerukunan tanpa memandang perbedaan.

Sebagai informasi, Wisata Wana Mandala Cengkrong yang dikelola Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten menjadi salah satu lokasi Sub Camp kegiatan Pertikawan Nasional II Tahun 2024.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 24 – 28 September 2024 yang diikuti oleh 160 peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Pembukaan Sub Camp Cengkrong dilaksanakan oleh Wakil Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jabar & Banten selaku Ketua Pimpinan Saka Wanabakti Jawa Barat dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

BPDAS Cimanuk Citanduy selaku Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Jawa Barat, Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan beserta jajaran dan undangan lainnya.

Baca Juga:  Topan Megantara Anggota DPRD Kabupaten Karawang Gelar Reses I Masa Sidang 2024-2025

Dalam kesempatan tersebut Cucu Suparman menyampaikan bahwa kegiatan Pertikawan Nasional II yang dihadiri segenap Satuan Karya (Saka) Pramuka Wanabakti dan Satuan Karya (Saka) Pramuka Kalpataru seluruh Provinsi memantapkan peran Gerakan Pramuka.

Dalam rangka pembinaan generasi muda untuk mendapatkan pengalaman unik dan bermanfaat, menambah wawasan dan pengalaman serta semakin memperkokoh rasa nasionalisme dan jiwa persatuan generasi muda.

Wisata Wana Mandala Cengkrong sendiri merupakan lokasi wisata yang dikembangkan oleh Perum Perhutani KPH Bandung Selatan Kerjasama dengan LMDH Pusaka Wana, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.

Berbagai persiapan dilakukan dalam rangka menyambut kegiatan ini yaitu dengan memperbaiki jalan, menambah fasilitas toilet, musholla, dan bekerjasama dengan berbagai unsur diantaranya Pramuka Saka Wanabakti Ranting Cipatat, Pramuka Saka Bakti Husada, dan berbagai komunitas yang sejalan dengan kegiatan Pertikawan.

Ketua Saka Wanabakti Ranting Cipatat Acep Agus Janjani sebagai koordinator lapangan kegiatan Sub Camp Cengkrong mengungkapkan, “Peserta Pertikawan Nasional yang hadir di Sub Camp Cengkrong akan berkegiatan survival (Teknik Hidup Alam Bebas/THAB).

Pelajaran panjat tebing, arung jeram di sungai Citarum serta edukasi di PLTA Saguling, dan pada akhir kegiatan apabila peserta bisa menyelesaikan semua kegiatan dengan baik akan mendapatkan brevet dan sertifikat Survival Dasar yang nantinya bisa dipergunakan untuk menambah poin saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan Yudha

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa
Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 
Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter
Massa Siapkan Aksi 27 Agustus di DPR, Sejumlah Tuntutan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Kisah Pilu Pelajar di Cililin Bandung Barat, Berangkat Sekolah Harus Naik Rakit Bambu

Berita Terbaru