WNI di Madinah Ceritakan Penerbangan Pulang ke Tanah Air Dicancel Imbas Konflik Iran vs AS-Israel

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam unggahan Instagram undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026, terdengar keluhan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku terjebak di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Arab Saudi (foto: istimewa)

i

Dalam unggahan Instagram undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026, terdengar keluhan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku terjebak di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Arab Saudi (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Konflik peperangan yang memanas di wilayah Iran dan Israel berdampak pada operasional penerbangan di sejumlah negara Timur Tengah. Seluruh penerbangan dari Dubai hingga Madinah dilaporkan ditutup sementara.

Dalam unggahan Instagram undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026, terdengar keluhan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku terjebak di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Arab Saudi, saat hendak pulang ke Tanah Air.

“Masya Allah teman-teman, ini penerbangan di Madinah dicancel (ditunda), Dubai juga diclose (ditutup),” ujar pengunggah video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini karena perang Israel sama Iran, Qadarullah semua sistem di bandara tutup, tidak ada yang bisa check in di sini,” tambahnya.

Dalam unggahan Instagram undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026, terdengar keluhan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku terjebak di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Arab Saudi (foto: istimewa)
Dalam unggahan Instagram undercover.id pada Minggu, 1 Maret 2026, terdengar keluhan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang mengaku terjebak di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz International Airport, Arab Saudi (foto: istimewa)

Sementara itu, operasional penerbangan di Dubai International Airport (DXB) serta Al Maktoum International Airport (DWC) juga mengalami penundaan dan pembatalan.

Dalam keterangan dari akun X DXB Media Office, penundaan jadwal penerbangan di Uni Emirat Arab (UEA) telah berlangsung sejak Sabtu, 28 Februari 2026 hingga Minggu, 1 Maret 2026.

Baca Juga:  Lomba TPS terunik di Ngamprah KBB, rebut hadiah jutaan rupiah, simak ketentuannya

“Dubai Airports mengkonfirmasi bahwa beberapa penerbangan di DXB dan Dubai World Central – DWC dibatalkan atau ditunda,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Related Posts

Langkah ini diambil menyusul penutupan sementara sebagian wilayah udara UEA sebagai tindakan pencegahan di tengah perkembangan situasi keamanan regional yang terus berubah.

Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan

Berdasarkan penelusuran, sejumlah maskapai internasional telah mengumumkan pembatalan penerbangan dengan rute tujuan Timur Tengah, di antaranya Dubai, Doha, Oman, Jeddah, Madinah, Beirut, dan Abu Dhabi.

Maskapai yang dilaporkan membatalkan penerbangan tersebut antara lain Malaysia Airlines, Air France, Lufthansa, Singapore Airlines, hingga Emirates.

Hingga Minggu, 1 Maret 2026 pukul 13.00 WIB, pembatalan penerbangan tersebut diikuti dengan imbauan kepada para penumpang agar tidak menuju bandara sampai situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Baca Juga:  Bakesbangpol Bandung Barat Layangkan Surat Jelang Pemilu 2024, begini isinya

Konflik Iran vs AS-Israel Memanas

Sebelumnya, situasi memanas setelah Amerika Serikat (AS) bersama Israel melancarkan serangan ke Iran.

Mengutip laporan Al Jazeera pada Minggu, 1 Maret 2026, serangan tersebut diklaim untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran.

Di sisi lain, Iran menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan negara dan berjanji akan melakukan balasan. Tak lama berselang, Iran dilaporkan melancarkan serangan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Rentetan ledakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara Teluk, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Kuwait, yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat.

Hingga kini, situasi di kawasan tersebut masih terus berkembang dan berdampak pada aktivitas penerbangan internasional.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Instagram undercover.id/ Bangbara Group

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 
Antrean Kendaraan Mengular Batujajar-Cimareme, Perbaikan Jalan di Cangkorah Jadi Biang Kemacetan
Pasca Ledakan Tabung Gas, Polsek Padalarang Pasang Garis Polisi di Lokasi Fried Chicken
Ngeri! Ledakan Tabung Gas di Padalarang Lukai Lima Orang, Tiga Korban Alami Luka Bakar hingga Melepuh
Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah
Bawa Misi Ketahanan Pangan ke Bandung Barat, Dadang M Naser Tebar Ribuan Benih Ikan di Padalarang
Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot
Pasca Viral, Satgas Citarum Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cihaur Padalarang

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Antrean Kendaraan Mengular Batujajar-Cimareme, Perbaikan Jalan di Cangkorah Jadi Biang Kemacetan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Pasca Ledakan Tabung Gas, Polsek Padalarang Pasang Garis Polisi di Lokasi Fried Chicken

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ngeri! Ledakan Tabung Gas di Padalarang Lukai Lima Orang, Tiga Korban Alami Luka Bakar hingga Melepuh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah

Berita Terbaru