3 Rumah di KBB Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Tiga rumah di Kampung Neglajaya, RT02/RW12, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hangus terbakar pada Rabu (21/08) pagi hari sekitar pukul 06.20 WIB. Kebakaran ini diduga dipicu oleh korsleting listrik,

Menurut keterangan Karna Ripandi (40), salah satu pemilik rumah. Ripandi yang saat itu berada di dalam rumahnya menyatakan, ia menyadari kebakaran ketika melihat api mulai membesar.

“Awalnya kebakaran berasal dari rumah ibu saya, Titing (60), yang terletak di bagian atas. Saya keluar setelah mendengar suara letupan lampu dan melihat api sudah menyebar ke atap,” jelas Ripandi di lokasi kejadian, Rabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, api pertama kali melalap atap rumah Titing yang terbuat dari bambu, kemudian dengan cepat menyebar ke dua rumah lain di sekitarnya.

“Rumah ibu saya sebagian terbuat dari bambu dan sebagian dari semen. Karena angin kencang, api dengan cepat menyambar rumah saya dan rumah bibi saya di dekatnya (kanan dan kiri),” tambah Ripandi.

Baca Juga:  5 Sisi Hustle Tanpa Modal Yang Dapat Kamu Coba Di Tahun 2025

Ia menyebut, rumah-rumah yang terbakar adalah milik pasangan Icha dan Iyah bersama anak serta menantu mereka, rumah Karna Ripandi dan cucu Elawati dengan tiga anak, dan rumah Iting (janda) bersama satu anak serta dua cucu. Total, ada 14 jiwa dari tiga keluarga yang terdampak.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) KBB bersama warga setempat berhasil menyelesaikan pemadaman api sekitar pukul 07.35 WIB.

“Api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar datang dan dibantu oleh warga,” kata Ripandi.

Menurut pantauan di lokasi, satu dari ketiga rumah yang terbakar rata dengan tanah. Keluarga korban kini meminta bantuan pemerintah setempat untuk merenovasi rumah yang rusak.

“Kami membutuhkan bantuan untuk memperbaiki rumah karena kami tidak memiliki biaya. Pekerjaan kami sehari-hari hanya cukup untuk makan (buruh harian lepas),” ungkap Ripandi dengan harapan besar kepada pemerintah Bandung Barat.

Sementara itu, Rohmat (40), salah satu keluarga korban, menambahkan bahwa tidak ada jiwa korban dalam kejadian ini.

“Saat saya mendapatkan kabar, saya langsung pulang dari kerja dan sampai di lokasi sudah banyak warga yang membantu sinkronisasi api. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Baca Juga:  Laga persahabatan, Tim PWI KBB FC ditahan imbang Cikalongwetan FC 4-4

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini, para penghuni yang terdampak telah direlokasi ke tempat yang lebih aman.

“Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ke-14 jiwa telah mengungsi ke rumah tetangga dan saudara. Kami bersyukur pemerintah telah memberikan bantuan berupa makanan seperti beras,” tambah Rohmat.

Kondisi pasca kebakaran ini memerlukan perhatian segera dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu para korban dalam pemulihan dan perbaikan rumah mereka.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Yudha

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru