5 Partai di Jabar Siap Lawan KIM, Ono Surono Ingin Pilgub Jabar Head To Head

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono (foto: istimewa)

i

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id- PDIP tengah mempersiapkan kekuatan besar untuk menghadapi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, menegaskan bahwa partainya menginginkan pertarungan head to head pada Pilgub Jabar 2024.

Ono Surono menyatakan bahwa Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak, harus menjadi contoh dalam pelaksanaan demokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penting untuk memastikan tidak ada kotak kosong dalam pemilihan tersebut.

“Intinya, kami telah diperintahkan oleh DPP partai PDIP untuk tetap berlayar di Jawa Barat, menyajikan demokrasi yang sesungguhnya untuk rakyat. Jangan sampai ada kotak kosong di Jawa Barat,” kata Ono dalam acara Obrolan Santai Demokrasi (Orasi) yang diselenggarakan Forum Jurnalis Jawa Barat (FJJB) di Kota Bandung, Jumat (16/8/2024).

Untuk mewujudkan hal tersebut, PDIP berencana menggandeng empat partai lain, yaitu PKB, PKS, PPP, dan NasDem, guna membentuk koalisi besar yang akan melawan pasangan calon yang diusung oleh KIM.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan PKB, PKS, NasDem, dan PPP untuk merumuskan strategi. Kami menginginkan terbentuknya koalisi besar untuk melawan KIM di Jabar,” tegas Ono.

Baca Juga:  Kronologi kecelakaan beruntun libatkan 9 kendaraan di Cipatat Bandung Barat

Ono juga menyatakan keinginannya agar Pilgub Jabar menyajikan pertarungan langsung antara pasangan dari KIM, yang telah mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur, dengan pasangan calon dari PDIP dan empat partai lainnya.

“Saya berharap terjadi head to head, karena mereka (KIM) didukung oleh infrastruktur yang sangat besar. Oleh karena itu, mereka harus dilawan dengan koalisi partai yang besar pula. Dengan PDIP, PKB, PKS, NasDem, dan PPP, saya yakin kita memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan mereka,” ucap Ono.

Ono juga menjelaskan bahwa peluang bergabungnya lima partai tersebut sangat terbuka. Meski PDIP dan PKB telah mendeklarasikan Ono Surono dan Acep Adang sebagai pasangan calon, namun potensi perubahan pasangan calon masih ada.

“PDIP, PKS, dan PPP sudah memiliki ikatan, dan kami sudah sepakat dengan PKB. Dengan NasDem, kami juga terus berkomunikasi. Kami akan menindaklanjuti dengan pertemuan seluruh ketua partai, karena hal ini sangat penting,” tambah Ono.

Kesepakatan Ono-Acep Adang Masih di Tingkat Provinsi

Baca Juga:  Tb Ardi Januar Pamit Undur Diri di Pilbup Bandung Barat 2024, Digantikan Harris Bobihoe

Ono juga mengungkapkan bahwa kesepakatan antara PDIP dan PKB untuk mengusung dirinya dengan Acep Adang baru di tingkat provinsi.

Keputusan akhir mengenai siapa yang akan maju dan mendaftar ke KPU sebagai pasangan calon berada sepenuhnya di tangan DPP partai.

“Kesepakatan Ono-Acep Adang masih di level provinsi. Keputusan akhir ada di DPP partai. Sama seperti kesepakatan dengan PKS, semuanya masih cair dan keputusannya ada di DPP,” tutup Ono.

Dengan demikian, peta politik Pilgub Jabar 2024 diprediksi akan sangat dinamis, terutama dengan terbentuknya koalisi besar yang siap melawan KIM.



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru